Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengelola Gedung Cyber 1 Sebut 2 Korban Tewas Kebakaran Tak Sadar Bunyi Alarm

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Jum'at, 03 Desember 2021 |16:37 WIB
Pengelola Gedung Cyber 1 Sebut 2 Korban Tewas Kebakaran Tak Sadar Bunyi Alarm
Kebakaran di Gedung Cyber 1, Mampang, Jaksel, Kamis (2/12/2021). (Foto : MNC Portal/Ari Sandita)
A
A
A

JAKARTA - Pengelola Gedung Cyber 1, Mampang, Jakarta Selatan, menyatakan alarm di gedung tersebut berfungsi baik. Dua korban tewas dalam kebakaran itu diduga tidak menyadari bunyi alarm saat peristiwa terjadi.

"Mungkin mereka bingung, mereka enggak sadar ada alarm atau apa. Mungkin seperti itu," ujar Manager pengelola Gedung Cyber 1, Dwi Anggodo pada wartawan, Jumat (3/12/2021).

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan evaluasi pada sistem keamanan di gedungnya itu. Pengelola pun mengklaim tak ada masalah. Karena itu, dia heran terdapat kedua korban tersebut tewas terjebak di dalam lantai 2.

"Dia di lantai 2, di lokasi kebakaran, berarti dia yang paling mengetahui terjadinya insiden itu. Kita kurang tahu, tapi setahu saya itu teknisi dari klien lantai 2," tuturnya.

Dia menambahkan, semua karyawan di Gedung Cyber 1 itu keluar saat terjadinya kebakaran lantaran diklaim adanya alarm di gedung tersebut. Apalagi, gedung yang terbakar itu merupakan tempat pengelolaan data sehingga pengamanannya pun lebih ketat dari gedung biasanya.

Baca Juga : Kebakaran Gedung Cyber 1, Polisi Bakal Olah TKP dan Periksa Saksi

"Belum (berkomuniksi dengan pihak keluarga), tapi kalau dari pihak tenant kita, korban itu kan dari tenant ya. Kita gak tahu (apakah tenant dimaksud sudah berkomuniksi dengan keluarga korban agau belum)," ucapnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement