JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memantau jalannya kasus Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Malang, Novia Widyasari bunuh diri di samping makam ayahandanya usai dipaksa oknum polisi, R melakukan aborsi.
Bahkan, berdasarkan keterangan dari Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo diketahui bahwa Novia telah dua kali melakukan aborsi lantaran oknum polisi kekasihnya itu enggan bertanggungjawab.
Kapolri bahkan mencuitkan foto persiapan keterangan pers kasus tersebut di akun Twitter pribadinya, @ListyoSigitP.
"Persiapan press release di Polres Mojokerto, Polda Jawa Timur," tulis Kapolri.
Sebelumnya, kematian Novia Widyasari yang bunuh diri diduga menenggak racun di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) heboh di media sosial Twitter.
Baca juga: Sebelum Bunuh Diri di Samping Makam Ayahnya, Ini Curhatan Novia Widyasari
Netizen ramai memperbincangkannya. Bahkan, muncul tagar #SAVENOVIAWIDYASARI menjadi trending topic di Indonesia hari ini. Perbincangan itu menjadi makin ramai lantaran netizen mendapatkan informasi bahwa Novia nekat menghabisi nyawanya sendiri karena masalah asmara dengan oknum polisi inisial R.
Baca juga: Oknum Polisi yang Paksa Novia Widyasari Aborsi Terancam Dipecat
Dalam akun Twitter @sugarbaby, ia memposting percakapan korban dengan sahabatnya sebelum kejadian nahas tersebut.
Novia bercerita kepada temannya AN itu bahwa, ia telah hamil empat bulan yang diduga merupakan akibat perbuatan R. Kejadian itu bermula, ketika Novia dibawa ke sebuah penginapan oleh R. Masih dari postingan akun itu, disebutkan Novia diberi obat yang diduga obat tidur.
Sekitar empat bulan setelah itu, Novia baru menyadari dirinya hamil. Dan, ia langsung melaporkan ke R. Oknum polisi inisial R disebut sempat meminta gugurkan kandungan Novia. Tapi ditolak. Setelah itu tidak ada kejelasan dari R.
Alhasil, Novia pergi ke orangtua R. Awalnya orangtua R sepakat untuk bertanggung jawab. Namun, ketika bertemu ibu dari Novia, hal itu berubah. Pasalnya, hubungan R dan Novia disebut belum bisa mengarah ke jenjang yang serius. Alasannya, R masih punya kakak yang belum menikah dan masih awal menjadi polisi.
Baca juga: Polisi: Novia Widyasari Lakukan Aborsi Dua Kali
Oknum polisi yang bertugas di Polres Pasuruan, R terancam dipecat usai Novia melakukan aborsi. Polisi juga masih mendalami sejumlah keterangan dan barang bukti yang menyebabkan mahasiswi cantik UB itu nekat bunuh diri.
Baca juga: Polda Jatim Amankan Oknum Polisi Paksa Novia Widyasari Aborsi hingga Nekat Bunuh Diri
Slamet menambahkan, korban diketahui bunuh diri dengan menegak potasium. Hal itu berdasarkan hasil labfor. Sementara barang bukti yang digunakan untuk menggugurkan kandungannya adalah sikotek.
"Sampai hari ini tidak ditemukan unsur kekerasan," tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.