Share

Suap Polisi Rp10 Juta karena Mabuk saat Menyetir, Pria Ini Dihukum Penjara 10 Minggu

Susi Susanti, Okezone · Senin 06 Desember 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 18 2512644 suap-polisi-rp10-juta-karena-mabuk-saat-menyetir-pria-ini-dihukum-penjara-10-minggu-jAhtv2Gpfr.jpg Pria ini coba suap polisi Rp10 juta karena mabuk saat menyetir (Foto: Today/Nuria Ling)

SINGAPURA - Seorang pria yang mencoba menyogok petugas polisi sebesar 1.000 dolar Singapura (Rp10 juta) untuk menghindari penangkapan karena mengemudi dalam keadaan mabuk, dijatuhi hukuman penjara 10 minggu, denda 5.000 dolar Singapura (Rp52 juta) dan dilarang mengemudi selama lima tahun.

Chong Wei Kwong, 50, mengaku bersalah atas tuduhan mengemudi dalam keadaan mabuk. Dia mengklaim persidangan atas tuduhan suap tetapi dihukum. Termasuk tuduhan ketiga mengemudi tanpa kehati-hatian.

Pengadilan mendengar bahwa Chong, seorang manajer proyek utama di sebuah perusahaan teknik, pergi ke pertemuan pada 14 Desember 2018, mengonsumsi sekitar lima gelas minuman keras Martell.

Saat mencoba mengemudikan kendaraannya keluar dari tempat parkir di pusat perbelanjaan POMO, dia mundur, mempercepat dan menabrak pintu di tempat parkir, menjatuhkan engselnya.

 Baca juga: Diduga Mabuk, Pengendara Lalu Lintas Serang Polantas di Pangkalpinang

Seorang petugas keamanan menelepon polisi, mengatakan dia mencurigai pengemudi mabuk. Polisi tiba tak lama setelah itu dan Chong menjalani tes breathalyser.

Dia gagal tes, dengan tingkat alkohol dua kali lipat dari batas yang ditentukan. Mengetahui bahwa ini adalah pelanggaran mengemudi dalam keadaan mabuk yang kedua, Chong menawarkan suap sebesar 1.000 dolar Singapura (Rp10 juta) kepada salah satu petugas polisi dalam upaya untuk menghindari penangkapan. Suapnya ditolak dan Chong pun ditangkap.

Baca juga: Pengemudi yang Diamuk Massa di Jagakarsa Diduga Mabuk

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Jaksa penuntut menuntut total setidaknya 10 minggu penjara, denda 5.000 dolar Singapura (Rp52 juta) dan larangan mengemudi selama lima tahun. Mengenai pelanggaran korupsi, jaksa penuntut mengatakan pengadilan Singapura telah "secara konsisten mengambil pendekatan yang tegas dan tanpa basa-basi".

Dia meminta setidaknya tujuh minggu penjara untuk pelanggaran ini. Dia mengatakan Chong gigih menawarkaan suap kepada petugas.

"Apa pun yang Anda inginkan, saya akan lakukan untuk Anda,” terang Jaksa.

Meskipun diperingatkan oleh petugas bahwa dia tidak boleh menawarkan suap, Chong bersikeras dan mengatakan dia bisa memberikan 1.000 dolar Singapura (Rp10 juta) kapan saja.

Jaksa mengatakan tersangka membantah tuduhan ini, walaupun bukti rekaman kamera yang dikenakan di tubuh petuga terlihat jelas jika tersangka hendak menyuap.

Karena menawarkan suap, Chong bisa dipenjara hingga lima tahun, didenda hingga 100.000 dolar Singapura (Rp1 miliar), atau keduanya.

Untuk pelanggaran mengemudi dalam keadaan mabuk yang berulang, dia bisa dipenjara hingga satu tahun dan didenda antara 3.000 dolar (Rp32 juta) Singapura dan 10.000 dolar Singapura (Rp105 juta).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini