JAKARTA - Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eka Jusuf Singka mengatakan, saat ini tersedia empat pos pengungsi di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang masing-masing tersedia pos kesehatan.
Selain itu, logistik kesehatan pun telah sampai di setiap lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru.
"Aktivitas di bidang kesehatan sudah berjalan sejak terjadinya erupsi Gunung Semeru. Pagi tadi sudah masuk semua logistik yang sudah dikirim dari Jakarta bersama BNPB antara lain alat kesehatan yang bersifat dasar yang akan terus kita tindaklanjuti," kata Jusuf saat konpers virtual, Minggu (5/12/2021).
"Ada 4 pos pengungsi yaitu di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro di setiap pos ada pos kesehatan telah malaksanakan pelayanan kesehatan sebanyak 77 orang yang ada di tenda pengungsian," imbuhnya.
Jusuf menambahkan bahwa korban dari erupsi Gunung Semeru paling banyak luka bakar yang memerlukan rujukan rumah sakit.
Baca juga: Kemenkes Siapkan 5 Rumah Sakit Rujukan Tangani Korban Erupsi Gunung Semeru
"Mengenai korban paling banyak yang sangat serius adalah korban luka bakar dan cukup berat akan dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit yang memenuhi syarat. Jadi ada 5 rumah sakit yang menjadi rujukan termasuk rumah sakit yang siap di Surabaya yang siap menerima pasien pasien. Termasuk dalam hal rujukan rumah sakit jiwa," ujarnya.
Baca juga: Kemenkes: Sebagian Korban Guguran Awan Panas Gunung Semeru Alami Luka Bakar