Bayi perempuan dan laki-laki itu pun diuji setiap 48 jam, dengan sampel darah diambil dari mereka dan dilakukan pemeriksaan ultrasound dan EKG. Sejauh ini, tidak ditemukan komplikasi yang mungkin disebabkan oleh vaksin Covid-19. Keduanya juga akan mendapatkan vaksin pentavalen mereka selama di rumah sakit.
"Saya tahu semua orang membuat kesalahan, tetapi kesalahan seperti itu tidak dapat diterima," ibu bayi.
"Saya tidak ingin menghukum perawat, tetapi saya ingin insiden ini menjadi peringatan bagi petugas medis lain dan ibu lain: beri tahu mereka untuk memeriksa ulang apa yang mereka berikan kepada anak-anak Anda,” lanjutnya.
Sementara itu, petugas kesehatan di fasilitas medis tempat bayi itu disuntik mengatakan kedua bayi itu mendapat imunisasi yang salah sehari setelah disuntik vaksin Covid-19 saat mereka memeriksa stok vaksin mereka. Perawat yang bertanggung jawab saat itu mengatakan dirinya salah mengambil vaksin karena botol vaksin terlihat mirip. Dia telah diskors sambil menunggu penyelidikan.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.