JAKARTA - Erupsi Gunung Semeru menghebohkan masyarakat. Gunung yang juga dikenal sebagai Mahameru adalah gunung berapi yang lekat dengan mitos rakyat Jawa.
Gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl ini, dipercaya sebagai tempat tinggal dewa-dewa. Di Pulau Jawa sejumlah gunung berapi dikenal dengan berbagai mitosnya.
1. Gunung Semeru
Seperti mitos Gunung Simeru dibawa Dewa Brahma dan Dewa Wisnu. Gunung Semeru dipercaya sebagai bagian puncak dari Gunung Meru di India yang dibawa oleh Dewa Brahma dan Dewa Wisnu ke Tanah Jawa untuk dijadikan pasak bumi. Kisah itu termuat dalam Kitab Tantu Panggelaran.
Baca juga: 5 Mitos dan Misteri Gunung Semeru, Ramalan Pulau Jawa Terbelah hingga Kisah Penunggunya
Mitos lainnya di Semeru sebagai tempat bersemayam para dewa. Puncak Mahameru dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para Dewa Hindu dan menjadi penghubung antara Bumi dan Kahyangan.
Kemudian mitos Pulau Jawa akan terbelah yang ditandainya dengan adanya letusan di Gunung Semeru. Peristiwa itu akan membawa penderitaan bagi rakyat, seperti yang diramalkan Jayabaya.
Baca juga: Mitos Letusan Gunung Semeru: Pertanda Bencana dan Ramalan Jayabaya
Kemudian mitos penunggu Ranu Kumbolo di mana masyarakat sekitar percaya keberadaan dewi berpakaian kebaya kuning di Ranu Kumbolo. Para pengunjung dilarang mandi, mencuci, memancing, bahkan mendirikan tenda dengan jarak 10 meter dari bibir danau.
2. Gunung Slamet
Selain Semeru, Gunung Slamet yang berada di lima kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Brebes, Banyumas, Purbalingga, Pemalang, dan Tegal juga dikenal dengan mitosnya. Gunung ini berada nyaris di tengah-tengah antara pantai utara dan selatan Jawa. Cerita ini sudah lama berkembang di warga Banyumas dan sekitarnya yang dikaitkan dengan ramalan Jayabaya. Mereka meyakini mitos yang menyebutkan Pulau Jawa akan terbelah jika Gunung Slamet meletus.