Share

2 Pengedar Narkoba Lintas Provinsi Ditangkap, 5 Kilogram Sabu Disita

Antara, · Rabu 08 Desember 2021 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 340 2513585 2-pengedar-narkoba-lintas-provinsi-ditangkap-5-kilogram-sabu-disita-psKPf3nyql.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

PALEMBANG - Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang, Sumatera Selatan, menggagalkan peredaran narkotik jenis sabu-sabu seberat 5 kilogram (kg) yang berasal dari jaringan Riau.

Sebanyak 5 kg sabu-sabu tersebut didapatkan dari dua orang tersangka bernama Bayu Prabowo (29) dan Wahyu Romadhon warga Jalan OPI Raya, Lorong Kalimatan 3, Kecamatan Jakabaring.

Baca juga:  Bandar 12 Kg Ganja Buang Air Besar saat Ditangkap Polisi karena Ketakutan

Kepala Polrestabes Palembang Kombes Irwan Prawira mengatakan, para tersangka itu ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Palembang, Jumat (3/12), setelah sebelumnya informasi masuknya barang haram tersebut ke Palembang diketahui oleh mereka.

“Reskrim langsung bergerak. Tersangka ditangkap dalam operasi penyergapan di sebuah hotel berbintang di kota Palembang,” kata dia.

Baca juga: Simpan Sabu di Daun Kelapa, 2 Bandar Ditangkap

Menurut Ivan, para tersangka ini merupakan komplotan pengedar narkoba jaringan lintas provinsi. Sabu-sabu itu didapatkan oleh mereka dari seorang bandar di Provinsi Riau yang diketahui berinisial A.

Oleh para tersangka, sabu-sabu tersebut rencananya akan diedarkan ke wilayah Kalidoni, Tangga Buntung dan Boom Baru di Palembang. Setiap kg sabu yang berhasil mereka jual, mereka diupah Rp5 juta oleh bandarnya.

“Polisi akan memburu A yang disebut sebagai bandarnya itu, termasuk jaringan-jaringan lainnya untuk membebaskan Palembang dari peredaran narkoba,” ujarnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polrestabes Palembang Kompol Mario Ivanry mengatakan, saat penyergapan di hotel tersangka mengaku tidak mengetahui apa-apa, lalu anggotanya bersama dengan tersangka menggeledah rumah mereka di Jakabaring.

Di rumah milik tersangka Wahyu Romadhon tersebut aparat kepolisian menemukan barang bukti 5 kg sabu-sabu.Barang bukti tersebut dikemas dalam lima kantung plastik teh hijau cina yang diletakkan dalam tas di kamar tidurnya.

Atas perbuatan tersebut tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara sumur hidup atau hukuman mati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini