Share

Guru Cabuli Belasan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasional Pesantren Manarul Huda Antapani

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 10 Desember 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 340 2514875 guru-cabuli-belasan-santriwati-kemenag-cabut-izin-operasional-pesantren-manarul-huda-antapani-D7wMQY40A8.jpg Kemenag cabut izin pesantren guru cabul/ okezone

JAKARTA - Guru pesantren di Kota Bandung, bernama Herry Wirawan (HW) memperkosa belasan santrinya hingga beberapa dari mereka hamil hingga melahirkan. Pelaku kini tengah menjalani sidang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya itu.

(Baca juga: Tampang Guru Pesantren Pemerkosa Belasan Santri hingga Korban Lahirkan 9 Bayi)

Menanggal hal tersebut, Kementerian Agama bertindak tegas dengan mencabut izin operasional Pesantren Manarul Huda Antapani, Bandung. Tindakan ini diambil karena pemimpinnya pesantren itu diduga melakukan tindakan pemerkosaan terhadap sejumlah santri.

Selain itu, Pesantren Tahfidz Quran Almadani yang juga diasuh HW ditutup. Lembaga ini belum memiliki izin operasional dari Kementerian Agama.

(Baca juga: 14 Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung Alami Trauma Berat)

Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani mengatakan, pemerkosaan adalah tindakan kriminal. Kemenag mendukung langkah hukum yang telah diambil kepolisian. Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang melakukan pelanggaran berat seperti ini.

"Kita telah mengambil langkah administratif, mencabut izin operasional pesantren tersebut," kata Dirjen Pendis di Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Sementara, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono mengungkapkan, pihaknya sejak awal telah mengawal kasus ini, berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jawa Barat. Langkah pertama yang sudah diambil adalah menutup dan menghentikan kegiatan belajar mengajar di lembaga pesantren tersebut.

Kemenag langsung memulangkan seluruh santri ke daerah asal masing-masing dan membantu mereka mendapatkan sekolah lain untuk melanjutkan belajarnya. Dalam hal ini, Kemenag bersinergi dengan madrasah-madrasah di lingkup Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini