JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi sebanyak 49 kali gempa susulan setelah gempa dengan magnitudo (M) 7,4 di Nusa Tenggara Timur.
“Hingga siang ini pukul 14.30 WIB BMKG mencatat sebanyak 49 kali gempa susulan (aftershocks) pasca gempa Laut Flores M7,4,” kata Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono lewat akun media sosial pribadinya, Selasa (14/12/2021).
Sementara itu, gempa sampai saat ini masih terus terjadi. Dalam selang tak sampai 1 jam, telah terjadi dua kali gempa di NTT. Gempa terakhir bermagnitudo 5,2.
“Gempa Magnitudo: 5.2, Kedalaman: 97 km, 14 Des 2021 15:57:34 WIB, Koordinat: 7.70 LS-122.03 BT (104 km Barat Laut MAUMERE-SIKKA-NTT), Tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG.
Sebelumnya, BMKG mencatat gempa dengan magnitudo 5,4, pada pukul 15.31 WIB.
Baca Juga : Gempa M7,5 di NTT, BMKG: Akibat Adanya Patahan Aktif di Laut Flores
“Gempa Dirasakan Magnitudo: 5.4, Kedalaman: 12 km, 14 Des 2021 15:31:31 WIB, Koordinat: 7.59 LS-122.40 BT (Pusat gempa berada di laut 201 km BaratLaut Larantuka), Dirasakan (MMI): III Larantuka, II ende, II Maumere.”
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.