Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Mantan Preman Diburu Petrus hingga Kabur ke Luar Negeri

Alvin Agung Sanjaya , Jurnalis-Kamis, 23 Desember 2021 |06:01 WIB
Cerita Mantan Preman Diburu Petrus hingga Kabur ke Luar Negeri
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

Bathi menyingkir ke Jakarta dan menghadap Ali Moertopo, bekas Wakil Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara. Menurut Bathi, di masa Ali berkuasa, para preman dibina dalam berbagai organisasi. Selain Fajar Menyingsing yang dipimpin Bathi, ada The Prems di DKI Jakarta dan Massa 33 di Jawa Timur.

Namun pengaruh Ali Moertopo meredup. Benny Moerdani muncul dengan sikap yang berbeda.

"Mungkin bagi tugas saya sudah selesai. Karena tak punya alasan untuk membubarkan organisasi kami, muncullah pola pembunuhan yang sistematis, terencana, dan berlaku di seluruh Indonesia itu," kata Bathi.

Bathi mendapat selembar surat jaminan dari Ali Moertopo agar tidak dibunuh, tapi tetap merasa belum aman. Sehingga ia pun sempat berpindah-pindah tempat, termasuk ke Malaysia, Singapura, dan Brunei.

"Saya punya paspor lima dengan nama yang berbeda-beda," ucapnya.

Baca juga: Jika Soeharto Raja Orde Baru, Maka Ali Moertopo adalah Patihnya

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement