Share

Januari Puncak Musim Hujan, PVMBG Minta Warga Waspadai Bencana Longsor

Arif Budianto, Koran SI · Minggu 26 Desember 2021 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 26 340 2522837 januari-puncak-musim-hujan-pvmbg-minta-warga-waspadai-bencana-longsor-QwONG5bLnT.jpg Ilustrasi (Foto: istimewa)

BANDUNG - Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis beberapa daerah yang berpotensi terjadi bencana pergerakan tanah dan banjir bandang di Jawa Barat.

Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengatakan, pihaknya telah membuat peta potensi terjadi gerakan tanah bulan Januari 2022 berdasarkan overlay peta zona kerentanan gerakan tanah (Badan Geologi) dan Peta Prakiraan Musim Hujan Pada Bulan Januari 2022 (BMKG).

"Hasil overlay diperoleh menunjukkan Jawa Barat mempunyai potensi tinggi terjadi gerakan tanah/ tanah longsor dan banjir bandang," kata Eko dalam keterangan resminya.

Badan Geologi mengimbau Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Barat agar waspada. Daerah itu adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang dan Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Waspada! Daerah Ini Berpotensi Terjadi Gerakan Tanah Jelang Puncak Musim Hujan

"Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana gerakan tanah atau tanah longsor dan banjir bandang agar mengintensifkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana gerakan tanah ayau tanah longsor dan banjir bandang," jelas dia.

Baca juga: Selama 2021, PVMBG Mencatat 25 Kali Gempa yang Menimbulkan Kerusakan dan Korban Jiwa

Kewaspadaan terutama untuk sasha yang tinggal di lembah sungai, bantaran sungai, dan alur sungai. Serta masyarakat yang tinggal pada dan di bawah tebing agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tanah longsor, banjir bandang dan aliran bahan rombakan.

Masyarakat juga diminta Eko agar tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak bertanggungjawab dan berita hoax terkait kebencanaan dan mengikuti arahan dari Instansi yang berwenang, yakni Badan Geologi, BMKG dan BNPB dan K/L, Pemda, dan instansi terkait lainnya.

"Untuk Provinsi lainnya yang mempunyai potensi gerakan tanah tinggi lainnya, dapat dilihat pada peta prakiraan potensi gerakan tanah bulan Januari 2022, agar meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana untuk mengantisipasi ancaman gerakan tanah/ tanah longsor dan banjir bandang," tutup Eko.

Baca juga: Gunung Semeru Naik Jadi Level Siaga, PVMBG Minta Aktivitas 13 Km dari Puncak Dihentikan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini