Share

Polisi Tangkap Pembacok Anggota Ormas hingga Tewas di Alun-Alun Karawang

Nila Kusuma, Koran SI · Senin 27 Desember 2021 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 340 2523190 polisi-tangkap-pembacok-anggota-ormas-hingga-tewas-di-alun-alun-karawang-QBd6YhZ4DP.jpg Kapolres Karawang, AKBP Aldi. (Foto: Nila Kusuma)

KARAWANG - Polres Karawang menangkap pelaku pembunuhan salah seorang anggota ormas di Alun-Alun Karawang. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat sembunyi di rumah temannya.

"Sudah kita tangkap dengan inisialnya I (29) tanpa perlawanan. Saat ditangkap pelaku sedang sembunyi di rumah salah seorang kawannya. Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif," kata Kapolres Karawang AKBP, Aldi Subartono, Senin (27/12/21).

Menurut Aldi, polisi belum bisa memastikan motif tersangka melakukan pembunuhan tersebut. Dugaan sementara karena tersangka kesal dengan korban.

"Dugaan sementara karena kesal, namun kami masih mendalami terus untuk mengungkap motif sebenarnya," katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana menambahkan, berdasarkan keterangan saksi pelaku pembunuhan dilakukan oleh satu orang. Teman tersangka hanya menyaksikan dan menakuti korban.

Baca juga: Seorang Pria Bersimbah Darah di Hari Natal, Ada Luka Sayat di Leher

“Tidak ada pengeroyokan, pelaku hanya satu orang,"kata Oliestha.

Oliestha mengatakan, tersangka pada saat itu mengincar 3 orang korban yang sedang bersama di warung dekat alun-alun. Namun satu orang berhasil kabur dan dua orang lagi dibacok tersangka. "Satu orang meninggal dan satu lagi kritis," katanya.

Diberitakan sebelumnya, penyerangan terjadi pada Jumat (24/12) siang di depan Alun-Alun Karawang. Tiga korban sedang nongkrong usai Sholat Jumat di warung dekat alun-alun.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Tiba-tiba datang rombongan tersangka berjumlah empat sampai lima orang mendatangi tongkrongan korban. Tersangka I tanpa basa-basi langsung membacok korban. Satu korban berhasil kabur, satu luka sampai kritis, satu meninggal dunia. Total ada tiga korban.

Tersangka I dikenal sebagai preman setempat. Ia juga pernah berurusan dengan hukum karena kasus yang sama. Saat ditangkap, tersangka mengaku senjata yang digunakan untuk melukai korban sudah dibuang.  "Bukti yang kami miliki baru pakaian korban dan motor. Untuk goloknya kami masih melakukan pencarian untuk mencari barangnya," kata Oliestha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini