Sementara itu, dua mobil polisi lainnya mengikuti 9 mobil lainnya. Namun saat perjalanan arah Tol Cikampek 1, mobil yang dikemudikan Bripka Adi Ismanto tertinggal dari rombongan.
Kontak tembak pun tak terhindarkan di jalan pintu keluar Tol Karawang Timur, pada Senin 7 Desember 2021, dini hari. Kala itu, rombongan Habib Rizieq telah mengetahui bahwa pihaknya sedang dibuntuti.
Dua mobil dari laskar FPI pengawal Habib Rizieq yakni Chevrolet dan Toyota Avanza langsung berusaha menghalang-halangi mobil yang dikemudikan Bripka Faisal.
Selanjutnya Toyota Avanza yang belakangan diketahui dikemudikan Laskar FPI itu menyerempet bumper sebelah kanan mobil yang dikemudikan Bripka Faisal di Jalan Interchange Karawang, sekitar pukul 00.30 WIB.
Bripka Faisal pun membalas "serangan" laskar FPI itu dengan berupaya mengejar mobil Avanza. Namun, tiba-tiba muncul Chevrolet warna abu-abu yang memepet dan menghentikan mobil yang berisi anggota polisi.
Baca juga: KALEIDOSKOP 2021 : Cerita Habib Rizieq Langgar Prokes, Berakhir di Balik Jeruji Penjara
Empat orang anggota FPI turun dari mobil Chevrolet. Mereka juga membawa senjata tajam saat menghampiri mobil yang dikemudikan oleh Bripka Faisal.
"Seorang laki-laki yang mengenakan jaket biru melakukan penyerangan ke mobil yang dikemudikan oleh Bripka Faisal dengan cara mengayunkan pedang dan membacok kap mesin mobil kemudian melanjutkan dengan menghujamkan pedang sekali lagi ke kaca mobil secara membabi buta," kata Jaksa dalam dakwannya, Senin 18 Oktober 2021.
Baca juga: Panitia Bacakan Pesan Habib Rizieq: Reuni Aksi 212 Tiap Tahun Layak Digelar dan Dihadiri
Lalu, Briptu Faisal menurunkan kaca mobil dan langsung melepaskan tembakan peringatan sebanyak satu kali dengan berteriak sebagai anggota polisi. “Polisi, Jangan Bergerak,” kata Faisal.
Mengetahui yang mengikuti anggota polisi, empat laskar FPI itu kemudian berlari ke mobil Chevrolet dengan dua anggota FPI lainnya keluar dari mobil dan mengarahkan tembakan ke mobil polisi sebanyak tiga kali.