Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusia Prediksi Kebangkitan ISIS dan Khilafah 2.0 di Timur Tengah dan Afghanistan

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 30 Desember 2021 |10:16 WIB
Rusia Prediksi Kebangkitan ISIS dan Khilafah 2.0 di Timur Tengah dan Afghanistan
ISIS (Foto: Reuters)
A
A
A

Menyusul penarikan tergesa-gesa pasukan Barat dari negara yang dilanda perang, Rusia meningkatkan kehadirannya di wilayah tersebut, mengadakan latihan bersama dengan bekas republik Soviet seperti Uzbekistan dan Tajikistan di sepanjang perbatasan bersama.

Pada Juli lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Operasi Barkhane, kampanye militer yang dipimpin Prancis melawan pemberontak Islam di Mali, akan selesai pada awal 2022. Pada September lalu, Perdana Menteri Mali Choguel Kokalla Maiga mengatakan Paris telah "meninggalkan" Afrika. negara di tengah reaksi terhadap niat Bamako yang dilaporkan untuk mempekerjakan hingga 1.000 tentara bayaran dari Grup Wagner Rusia.

Sementara itu, informasi jika Mali telah menghubungi tentara bayaran Rusia, yang terkenal karena keterlibatan mereka di Suriah dan Afrika, mendapat kecaman dari beberapa negara Eropa. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengungkapkan kepada RT Caleb Maupin bahwa diplomat top UE, Josep Borrell, memperingatkannya untuk menjauh dari Afrika, menyebut benua itu “tempat kami.” Pejabat Rusia bersikeras bahwa penting bagi Moskow dan Eropa untuk meningkatkan upaya membantu wilayah Sahel.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement