Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Melegenda 30 Prajurit Kopassus "Les Spiritesses" Kalahkan 30 Ribu Pemberontak Kongo

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 30 Desember 2021 |06:07 WIB
Serangan Melegenda 30 Prajurit Kopassus
foto: istimewa
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah aksi heroik dari prajurit Kopassus tercatat pernah mengguncang dunia. Salah satunya yakni serangan melegenda 30 prajurit TNI dari RPKAD (sebelum berganti nama Kopassus) yang tergabung dalam Kontingen Garuda (Konga) III berhasil menaklukan 3.000 personel pasukan pemberontak Kongo pada 1962.

Saat itu, prajurit dengan slogan Berani, Benar, Berhasil itu menyamar sebagai hantu putih lantaran mendapatkan informasi bahwa pasukan pemberontak memiliki kepercayaan mistis dengan takut kepada hantu putih dengan bau bawang yang menyengat.

Dikisahkan oleh Letjen (Purn) Kemal Idris (alm), Komandan Pasukan Perdamaian Indonesia di Kongo saat itu, dalam buku biografinya berjudul “Kemal Idris, Bertarung dalam Revolusi” terbitan Sinar Harapan.

Kala itu, Persatuan Bangsa Bagsa (PBB) memerintahkan Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Negara Republik Demokratik Kongo, Afrika.

Maka dikirimkan pasukan perdamaian Indonesia diberi nama Kontingen Garuda III (Konga III). Anggotanya diambil dari Batalyon 531 Raiders, satuan-satuan Kodam II Bukit Barisan, Batalyon Kavaleri 7, dan unsur tempur lainnya, termasuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Baca juga: Minggu Negara Prajurit Kopassus, Terancam Disiksa bak Tahan Perang

Pasukan Konga III dipimpin Kemal Idris yang saat itu masih berpangkat Brigjen TNI. Sebanyak 3.457 tentara Konga III berangkat dengan pesawat pada Desember 1962. Mereka ditugaskan di Albertville, Kongo selama 8 bulan di bawah naungan United Nations Operation in the Congo (UNOC).

Baca juga: Pesan Jenderal Wismoyo ke Prabowo: Ingat, Kamu Komandan Harus Dekat dengan Tuhan

Daerah itu menjadi medan operasi pasukan KONGA III dan terkenal sangat berbahaya. Pasalnya, milisi pemberontak dengan pimpinan Moises Tsombee kerap membuat kekacauan di sana. Selain itu, para pemberontak juga berusaha untuk merebut daerah tersebut karena kaya akan sumber daya mineral.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement