Share

Nyamar Jadi Polisi saat Beraksi, Komplotan Penculik Ini Ditangkap

Azhari Sultan, Okezone · Jum'at 31 Desember 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 340 2525376 nyamar-jadi-polisi-saat-beraksi-komplotan-penculik-ini-ditangkap-X9Xs99utE9.jpg Ilustrasi. (iNews)

JAMBI - Empat pria yang merupakan komplotan penculik ditangkap tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Jambi bersama Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Jambi. Dalam menjalankan aksinya, mereka menyamar sebagai polisi.

Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Kaswandi Irwan, mengatakan komplotan penculik tersebut diamankan di di kawasan Jembatan Aurduri II, Kota Jambi, pada Rabu malam lalu sekitar pukul 22.30 WIB.

Empat pelaku komplotan penculikan yang diamankan tersebut adalah SJ (24) warga Kecamatan Pasar Jambi, AD (25) warga Mayang Mangurai, IY (23) dan AN (23) warga Legok. Semuanya adalah warga Kota Jambi.

"Pelaku penculikan ini diamankan setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban penculikan," ucapnya, Jumat (31/12/2021).

Menurutnya, komplotan penculikan tersebut melakukan aksinya berawal dari pelaku AD yang merupakan otak aksi penculikan ini. Mereka mencari korban yang akan diculik melalui media sosial (medsos).

Selanjutnya, pelaku menawarkan sepeda motor bekas yang dijual dengan harga murah.

Setelah ada korban yang akan membeli sepeda motor bekas yang diposting AD, korban dan pelaku bertemu di kawasan Citra Raya Mendalo pada hari Rabu (29/12) lalu untuk melakukan transaksi pembelian motor bekas.

Namun, setelah di lokasi kejadian saat korban datang berdua dengan temannya, komplotan pelaku penculikan lainnya tersebut datang dengan berpura-pura mengaku sebagai anggota polisi yang akan menangkap korban.

Baca Juga : Gadis 14 Tahun Diculik, Diperkosa Lalu Dijual di Aplikasi, Polisi Buru Pelaku

"Saat korban hendak membeli sepeda motor yang dijual pelaku AD tadi, pelaku lainnya mendatangi korban dan mengaku sebagai polisi (Buser). Kemudian berpura-pura menangkap korban dalam kasus pencurian sepeda motor hasil curanmor," tutur Kaswandi.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Tidak hanya itu, selanjutnya salah satu korban dinaikkan ke dalam mobil oleh komplotan pelaku tersebut dengan tangan korban diborgol. Bahkan untuk menghilangkan jejak, kepala korban ditutup pelaku menggunakan kantong keresek.

Pelaku membawa korban berputar-putar Kota Jambi dengan menggunakan mobil. Sementara, pelaku SJ menelpon pihak keluarga korban dengan menggunakan handphone milik korban.

Kepada pihak keluarga, korban telah diamankan oleh pihak kepolisian karena terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor.

"Pelaku penculikan tersebut meminta uang tebusan kepada pihak keluarga korban sebesar Rp40 juta untuk membebaskan korban yang diculik. Alasannya, terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor agar tidak ditangkap polisi," ujarnya.

Kepada petugas, pelaku AD mengaku telah melakukan aksi yang sama sebanyak 2 kali bersama dengan pelaku SJ.

"Ini aksi yang kedua Pak. Aksi pertama pada 2020 lalu. Saat itu, saya mendapat uang Rp20 juta dari korban Pak," tuturnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, komplotan pelaku penculikan tersebut diamankan di sel tahanan Polda Jambi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini