Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

India Larang Aliran Dana Asing untuk Misionaris Kristen

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 03 Januari 2022 |15:33 WIB
India Larang Aliran Dana Asing untuk Misionaris Kristen
India memblokir aliran dana asing ke misionaris Kristen (Foto: Reuters)
A
A
A

INDIA India dilaporkan memblokir aliran dana asing ke "Missionaries of Charity". Langkah ini terjadi di tengah tekanan balik kelompok nasionalis Hindu sayap kanan yang menuduh kelompok misionaris Kristen telah berupaya mengubah keyakinan umat Hindu di luar kehendak mereka, atau dengan menawarkan suap.

Kelompok ini adalah salah satu dari ribuan organisasi nirlaba, amal keagamaan dan kelompok hak asasi yang paling menonjol yang menghadapi larangan pendanaan berdasarkan aturan yang disahkan pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi, yang merupakan bagian dari pengawasan lebih ketat terhadap kelompok-kelompok ini berdasarkan UU Kontribusi Asing.

Sebagian kritikus mengatakan pembekuan sumbangan asing pada badan amal itu secara efektif merupakan bagian dari penargetan kelompok minoritas agama oleh kelompok garis keras Hindu sejak Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Modi berkuasa.

Baca juga: Ketika Warga Greenland Tolak Surga, Lebih Pilih Masuk Neraka Demi Rasakan Panas

“Jika kita ingin membuat dampak, kita memilih ikon. Ketika menarget ikon yang terpandang dan dihormati, nilai kejutannya jauh lebih besar. Tidak ada yang lebih menonjol, lebih dipercaya, dan lebih dihormati dibanding Missionaries of Charity,” terang mantan kepala sekolah salah satu perguruan tinggi terkemuka di India, St. Stephen's, Valson Thampu.

Dalam tujuh dekade sejak pertama kali dimulai oleh Bunda Teresa di kota Kolkata di bagian timur India, Missionaries of the Charity telah mendapat pengakuan global untuk pekerjaan kemanusiaan yang dilakukan bagi orang-orang termiskin di India. Kelompok ini mengoperasikan rumah bagi anak-anak terlantar, juga klinik dan rumah perawatan di banyak negara bagian.

Baca juga: Geng 400 Mawozo Dituduh Lakukan Penculikan Misionaris AS

Kementerian Dalam Negeri India mengatakan pihaknya tidak akan memperbaharui lisensi Missionaries of Charity untuk menerima dana asing karena adanya “masukan-masukan yang merugikan.” Pernyataan itu tidak mengatakan apapun tentang input atau masukan yang dimaksud. Sumbangan luar negeri yang berjumlah jutaan dolar adalah sumber pendanaan utama program amal itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement