“Saya yakin kiai tadi saat menyembelih ayam tetap membaca Bismillah, bukan "sesembahan" yang ada di gunung, karena yang melakukan memang jelas-jelas Islam,” terang Kiai Ma’ruf Khozin.
Namun, Ketua Aswaja NU Center Jawa Timur itu tetap menekankan lebih baik makanan itu disedekahkan, dimakan bersama. “Tapi Bang Hanan ini bilang bahwa makanan itu sengaja dibiarkan supaya dimakan oleh burung atau hewan apapun yang ada di sekitar Semeru,” ungkap Kiai Ma’ruf Khozin.
Kalau seperti itu, lanjut dia, jutsru tidak apa-apa. Seperti dijelaskan oleh Imam Ar-Ramli:
“Apa yang terjadi saat ini dengan melempar roti ke laut untuk binatang laut dan ikan adalah tidak haram meskipun memiliki harga sebab hal itu termasuk sedekah kepada hewan.” (Nihayatul Muhtaj, 7/367)
“Lalu dari sisi mana Syirik dan mendatangkan murka Allah?” tandas Kiai Ma’ruf Khozin.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.