JAKARTA - Pada awal abad ke-13, Ken Arok melawan melawan Raja Kertajaya dari Kediri dalam pertempuran sengit yang disebut Perang Ganter. Perang ini berbadasarkan tempat terjadinya pertempuran di daerah Ganter atau sekarang disebut Malang.
Dikutip sindonews.com, perang itu berhasil dimenangkan oleh Ken Arok. Pertempuran tersebut mengukuhkan kekuasaan Ken Arok atas Jawa Timur, dan pendirian pemerintahan dinasti Rajasa di Singhasari.
Pulau Jawa diperintah oleh sejumlah raja dan keluarga bangsawan dari abad ke -8 hingga 12. Di bagian timur pulau itu, negara-negara feodal yang berpusat pada pertanian (yaitu penguasa Sailendra, Kediri, Tumapel, dan Majapahit) secara berangsur-angsur memperebutkan tanah yang subur untuk menanam padi.
Baca juga: Cinta Ken Arok Bersemi untuk Ken Dedes di Lokasi Ini, Begini Kondisinya Sekarang
Pada awal abad ke-13, para pejuang ini ditantang oleh munculnya kekuatan politik baru di wilayah tersebut. Penantang ini datang dalam diri Ken Arok, seorang kepala desa yang menjadi petani yang berupaya meningkatkan kekuatan politiknya,
Ken Arok berhasil mensejajarkan desanya dengan kadipaten Tumapel yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Kediri. Ken Arok berhasil menjadi penasihat penting pemimpin (akuwu) Tumapel saat itu, Tunggul Ametung.
Baca juga: Kisah Pengakuan sebagai Tuhan, Raja Kertajaya Berkonflik dengan Brahmana
Setelah serangkaian intrik, Ken Arok berhasil mengatur aksi pembunuhan terhadap Tunggul Ametung.