Setelah menggantikan Tunggul Ametung sebagai penguasa Tumapel, Ken Arok mulai mengkonsolidasikan kekuatan militer dan politiknya untuk berperang melawan Kerajaan Kediri, saingan lama Tumapel.
Raja Kediri, Kertajaya, juga mengerahkan pasukannya dan bersiap untuk bertemu Ken Arok dalam pertempuran. Puncaknya pertempuran terjadi pada tahun 1221 atau 1222 di tempat yang disebut Genter (juga disebut Ganter) di Kediri timur.
Selama pertempuran, Ken Arok berhasil mengalahkan Kertajaya (baik dengan membunuhnya atau memaksanya untuk menyerah), menyebabkan kekalahan pasukan Kediri.
Pertempuran yang terjadi di Genter menandai berakhirnya Kerajaan Kediri. Di pihak lawan, kemenangan pasukannya di Pertempuran Genter memungkinkan Ken Arok untuk membangun garis kerajaannya sendiri. Garis keturunan ini menjadi wangsa Rajasa, yang kemudian memerintah Kerajaan Singasari.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.