BANYUWANGI - Ratusan Sopir truk di Banyuwangi, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Banyuwangi. Aksi mereka ini menarik perhatian karena mereka pun memarkirkan truk besar saat berunjuk rasa.
Mereka menuntut pemecatan oknum polisi karena diduga bermain tambang pasir ilegal. Massa menggelar aksinya sambil membawa puluhan spanduk berisi desakan pemecatan oknum polisi tersebut.
"Kami para sopir bersama-sama menuntut Polresta Banyuwangi untuk memecat oknum polisi yang bermain tambang ilegal," kata Gus Ridwan, pimpinan aksi.
Menurut Gus Ridwan, oknum polisi di Mapolresta Banyuwangi selama ini mengontrol tambang-tambang galian C ilegal. Sopir truk selama ini menjadi korban oknum tersebut.
Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Pilot Projects Indonesia yang digagas oleh organisasi Persatuan Dump Truk Banyuwangi (Perdumwangi) juga meminta tambang galian C agar ditata serta diarahkan, untuk kemaslahatan masyarakat Banyuwangi.
"Kita tidak menuntut tambang-tambang itu ditutup. Namun kita menuntut supaya ditata. Akan tetapi fakta di lapangan, justru tambang-tambang yang ada di Banyuwangi, dirasa diarahkan kepada tujuan yang berbanding terbalik dengan apa yang kita harapkan," ujarnya.