Share

Tetap Membandel, PM Inggris Gelar Pesta Ulang Tahun saat Lockdown

Susi Susanti, Okezone · Selasa 25 Januari 2022 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 18 2537320 tetap-membandel-pm-inggris-gelar-pesta-ulang-tahun-saat-lockdown-RjupNf3qU1.jpg PM Inggris Boris Johnson (Foto: AP/Mirrorpix)

LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dilaporkan merayakan ulang tahunnya dengan pertemuan di kediaman resminya pada Juni 2020 ketika Inggris berada dalam penguncian Covid-19 pertamanya.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Downing Street mengatakan sekelompok staf yang bekerja di No 10 hari itu berkumpul sebentar di Ruang Kabinet setelah pertemuan untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Perdana Menteri. Johnson ada di sana kurang dari sepuluh menit.

Afiliasi CNN ITV melaporkan pada 19 Juni, ada dua pertemuan yang diadakan untuk merayakan ulang tahun Johnson. Satu pesta dihadiri oleh sebanyak 30 orang yang diadakan di kantor kabinet pada sore hari tanggal 19 Juni, dan satu lagi pada malam hari yang diselenggarakan di kediaman Johnson dan dihadiri oleh teman-teman keluarga.

Menurut ITV News, istri Johnson, Carrie, mengorganisir pertemuan kecil di Ruang Kabinet. Sebuah sumber yang bekerja di Downing Street pada saat itu secara independen mengkonfirmasi kepada CNN bahwa pertemuan itu terjadi pada hari itu dan diatur oleh Carrie, yang memimpin menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

Baca juga: Skandal Pesta saat Lockdown, PM Inggris: Saya Tidak Melihat Bukti Ada Pemerasan

Pertemuan itu diklaim sebagian besar dihadiri oleh apa yang dianggap sebagai ‘lingkaran kecil’ dalam Johnson pada saat itu.

Namun di bawah pembatasan Covid-19 pada saat itu, pertemuan di dalam ruangan tidak diizinkan, dengan orang-orang hanya diizinkan untuk bertemu di luar dalam kelompok hingga enam orang.

Baca juga: PM Inggris: Tidak Ada yang Memperingatkan Saya Acara Minum-Minum Melanggar Aturan

Downing Street telah membantah bahwa ada aturan yang dilanggar oleh pertemuan malam itu. "Ini sama sekali tidak benar. Sejalan dengan aturan pada saat Perdana Menteri menjamu sejumlah kecil anggota keluarga di luar malam itu,” terang juru bicara.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Seperti diketahui, Johnson telah berada di bawah tekanan selama berminggu-minggu atas dugaan pesta kebun musim panas dan pertemuan Natal yang diadakan di Downing Street ketika seluruh negara itu berada di bawah pembatasan Covid yang ketat.

Sebuah laporan tentang tuduhan tersebut, yang akan dirilis minggu ini, bisa menjadi pukulan terakhir bagi partai Johnson yang semakin memberontak.

Peringkat Johnson terus anjlok dan sebuah kabar berkembang di antara beberapa bagian dari Partai Konservatif yang berkuasa bahwa dia harus bertanggung jawab. Dua jajak pendapat dalam seminggu terakhir menunjukkan bahwa sebanyak dua pertiga pemilih ingin dia mengundurkan diri.

Johnson telah memberikan jawaban yang tidak meyakinkan ketika ditanya tentang banyak pihak. Pertama dia bilang tidak ada. Begitu bukti yang tak terbantahkan muncul, dia membantah mengetahui tentang pertemuan itu. Ketika foto dirinya di salah satu acara tersebut diterbitkan, dia bersikeras bahwa dia tidak menyadari pertemuan itu adalah sebuah pesta, dengan mengatakan dia "secara implisit percaya bahwa ini adalah acara kerja."

Johnson bahkan dipaksa untuk meminta maaf kepada Ratu setelah terungkap bahwa sebuah pesta diadakan di Downing Street pada malam sebelum pemakaman Pangeran Philip. Tercatat saat itu karena pembatasan Covid-19, Ratu terpaksa meratapi suaminya di Kapel St. George di Kastil Windsor sambil duduk sendirian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini