Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Sudah Ada Sejak 2012 dan Diisi 27 Pekerja Sawit

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 25 Januari 2022 |13:21 WIB
Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Sudah Ada Sejak 2012 dan Diisi 27 Pekerja Sawit
Foto:Ist
A
A
A

JAKARTA - Migrant Care melaporkan temuan kerangkeng manusia di rumah milik Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin ke Komnas HAM atas perbudakan modern yang dilakukan Terbit Rencana Perangin-angin.

(Baca juga: Kisah Pilu Puluhan Manusia Hidup Dalam Kerangkeng Besi Bupati Langkat)

Dikatakan Anis, di dalam rumah Terbit ada dua sel yang diduga digunakan untuk memenjarakan 40 orang. Dua kerangkeng manusia tersebut berukuran 6,6 meter dan berisi 27 orang. Mereka bekerja di kebun sawit milik Terbit selama 10 jam mulai pukul 08.00 hingga 18.00. Selepas bekerja, mereka dimasukkan ke dalam kerangkeng, sehingga tak memiliki akses untuk keluar.

Kerangkeng itu terbongkar saat tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah politikus Partai Golkar tersebut saat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Heboh Bupati Langkat Kerangkeng Manusia, Komnas HAM: Ada Dugaan Penyiksaan)

"Saat kita mem-back-up teman-teman KPK melakukan penggeledahan di rumah pribadi bupati, memang ada ditemukan tempat menyerupai kerangkeng diisi tiga atau empat orang saat itu," ujar Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Senin, 24 Januari 2022.

Dalam tayangan dan foto, terlihat kerangkeng tersebut berbentuk seperti sel penjara dengan menggantung sebuah gembok di pintu sel.

Di dalam lokasi tersebut terdapat dipan kayu yang terbentang sebagai tempat tidur. Lalu, tepat di bawah dipan tersebut, para pekerja buruh kelapa sawit yang diduga menjadi korban perbudakan modern itu duduk.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement