Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RS Tolak Pasien Transplantasi Jantung karena Tidak Divaksin Covid-19

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 26 Januari 2022 |16:52 WIB
RS Tolak Pasien Transplantasi Jantung karena Tidak Divaksin Covid-19
Pasien ditolak RS untuk operasi transplantasi jantung karena tidak divaksin Covid-19 (Foto: CBS)
A
A
A

GoFundMe mengatakan Ferguson khawatir dia bisa mengalami peradangan jantung mengingat kelemahan jantungnya. Ini disebut-sebut sebagai efek samping potensial dari vaksinasi coronavirus yang ditekankan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Namun CDC menegaskan hal itu jarang terjadi dan hanya bersifat sementara.

CDC mendorong penerima transplantasi dan orang-orang di lingkungan terdekat mereka untuk mendapatkan vaksinasi dan dorongan penuh.

Dr Arthur Caplan, kepala etika medis di NYU Grossman School of Medicine, mengatakan kepada CBS News bahwa setelah transplantasi organ, sistem kekebalan pasien akan mati dan bahkan flu biasa bisa berakibat fatal.

"Organ-organnya langka, kami tidak akan mendistribusikannya kepada seseorang yang memiliki peluang hidup yang buruk ketika orang lain yang divaksinasi memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup pasca operasi," terangnya.

Ini bukan pertama kalinya seorang warga AS yang tidak divaksinasi menghadapi hambatan perawatan kesehatan dalam beberapa pekan terakhir.

Awal bulan ini, seorang wanita Minnesota menggugat rumah sakit setempat setelah dokter mencoba melepaskan suaminya yang tidak divaksinasi dari ventilator yang telah dia pakai selama dua bulan.

Lebih dari 63% dari populasi AS sudah divaksin k ganda dan sekitar 40% orang AS telah menerima dosis booster ketiga.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement