Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah I Gusti Ngurah Rai, Intel Sekutu Pembakar Semangat Rakyat Bali di Pertempuran Puputan Margarana

Dimas Choirul , Jurnalis-Minggu, 30 Januari 2022 |10:25 WIB
Kisah I Gusti Ngurah Rai, Intel Sekutu Pembakar Semangat Rakyat Bali di Pertempuran Puputan Margarana
I Gusti Ngurah Rai/ wikipedia
A
A
A

Saat itu, pasukannya berhasil merebut beberapa pucuk senjata beserta pelurunya. Setelah itu pasukan segera kembali ke Desa Marga. Pada 20 November 1946, tentara Belanda mulai nengadakan pengurungan terhadap Desa Marga.

Kurang lebih pukul 10.00 pagi, mulailah terjadi tembak - menembak antara pasukan NICA dengan pasukan Ngurah Rai.

Pada pertempuran tersebut pasukan bagian depan Belanda banyak yang mati tertembak. Oleh karena itu, Belanda segera mendatangkan bantuan dari semua tentaranya yang berada di Bali ditambah pesawat pengebom yang didatangkan dari Makassar.

Pasukan Ngurah Rai bertekad tidak akan mundur sampai titik darah penghabisan. Di sinilah pasukan Ngurah Rai mengadakan "Puputan" atau perang habis-habisan di Desa Margarana. Hingga akhirnya, pasukan yang berjumlah 96 orang itu semuanya gugur, termasuk Ngurah Rai sendiri. Sebaliknya, di pihak Belanda ada lebih kurang 400 orang yang tewas.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement