Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah 8 Februari: Eksekusi Mati dengan Gas Mematikan Dilakukan Pertama Kali di AS

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 08 Februari 2022 |01:06 WIB
Sejarah 8 Februari: Eksekusi Mati dengan Gas Mematikan Dilakukan Pertama Kali di AS
Eksekusi mati dengan gas mematikan pertama di AS (Foto: Sword and Scale)
A
A
A

NEVADA - 8 Februari 1924 menjadi hari sejarah eksekusi mati pertama dengan gas mematikan dalam sejarah Amerika Serikat (AS). Hukuman mati ini dilakukan di Carson City, Nevada. Orang yang dieksekusi adalah Gee Jon, seorang anggota geng China yang dihukum karena membunuh anggota geng saingannya.

Gas mematikan diadopsi oleh Nevada pada tahun 1921 sebagai metode yang lebih manusiawi dalam melaksanakan hukuman mati, yang bertentangan dengan teknik tradisional eksekusi dengan cara digantung, regu tembak, atau disetrum.

 Baca juga: Terpidana Mati Tuntut Dibunuh Regu Tembak Daripada Suntikan Mati

Selama eksekusi gas mematikan, tahanan disegel dalam ruang kedap udara dan potasium sianida atau natrium sianida dijatuhkan ke dalam panci asam klorida. Ini menghasilkan gas hidrosianat, yang menghancurkan kemampuan tubuh manusia untuk memproses hemoglobin darah. Nantinya narapidana akan jatuh pingsan dalam beberapa detik dan tersedak sampai mati, kecuali dia menahan napas. Dalam hal ini, tahanan sering mengalami kejang hebat hingga satu menit sebelum meninggal.

Baca juga: Jepang Eksekusi Mati 3 Terpidana

Gas mematikan sebagai metode pelaksanaan hukuman mati sebagian besar digantikan oleh suntikan mematikan di akhir abad ke-20.

Pada akhir tahun lalu, AS mengeksekusi mati tahanan tertua dalam sejarah AS. Seorang pembunuh berusia 79 tahun telah menjadi orang tertua yang dieksekusi mati dalam sejarah negara Paman Sam itu. Bigler Stouffer dinyatakan meninggal 16 menit setelah menerima suntikan mematikan sekitar pukul 10 pagi pada Kamis (9/12).

Terpidana mati ini telah dikurung di balik jeruji sejak dihukum pada 2003 karena membunuh mantan pacarnya, Linda Reaves beberapa dekade sebelumnya. Stouffer membantah membunuh guru sekolah dan melukai pacarnya, Doug Ivens.

Mirror melaporkan sebelum dieksekusi mati, Stouffer sempat tertawa dan bercanda dengan penasihat spiritualnya sebelum mengucapkan kata-kata terakhirnya,

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement