Sedangkan pihak Imigrasi Bandara Soetta berhasil mengetahui hal ini setelah lakukan penggledahan dan wawancara mendalam terhadap RM.
Di sisi lain, Verico Sandi selaku Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi menuturkan semakin kuat buktinya karena nama palsu RM tidak terdaftar dalam data manifest penumpang pesawat.
“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut rupanya nama VM tidak terdaftar dalam data manifest penumpang pesawat MH 721, data manifest justru memuat nama RM,” ujar Verico.
Diakui Verico bahwa kasus ini kerap kali terjadi di Bandara Soetta. Dari hal ini, keterampilan teknogi begitu sangat menentukan.
“Kasus dokumen palsu dan impostor selalu mengintai Bandara Soekarno-Hatta, sehingga kecanggihan peralatan dan keterampilan petugas menjadi faktor yang sangat menentukan,” paparnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.