Share

Aniaya Wanita, 9 Anggota Geng Motor Ditangkap

Dede Febriansyah, MNC Portal · Jum'at 11 Februari 2022 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 340 2545610 aniaya-wanita-9-anggota-geng-motor-ditangkap-kOwtafEfa2.jpg Polrestabes Palembang rilis penangkapan anggota geng motor yang aniaya wanita. (Foto : MNC Portal/Dede Febriansyah)

PALEMBANG - Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang menangkap sembilan remaja anggota geng motor. Kesembilan pelaku itu menganiaya seorang perempuan, Lilis Novita Sari (22), di depan Pasar Cinde, Minggu (6/2/2022) lalu, sekitar pukul 04.00 WIB. Video penganiayaan itu viral di media sosial (medsos).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan, sembilan remaja yang diamankan diketahui masih berstatus pelajar. Mereka berinisial EO, PK, AG, AN, TK, DR, RK, HD, dan AD.

"Mereka diamankan di rumahnya masing-masing yang berada di kawasan Pakjo, Jalan Inspektur Marzuki, Kecamatan Ilir Barat (IB) Palembang, Kamis (10/2/2022) kemarin. Anggota juga menyita empat sepeda motor serta senjata tajam (sajam) jenis celurit yang digunakan saat beraksi," ujar Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, Jumat (11/2/2022).

Kapolrestabes Palembang menyebutkan, sekelompok remaja tersebut sering melakukan balapan motor dan sweeping menggunakan sepeda motor di malam hari. Ulah mereka tersebut meresahkan masyarakat.

"Setelah dilakukan penyelidikan ternyata ada sekelompok remaja yang bergerombol yang melakukan kegiatan meresahkan masyarakat, lalu kita tangkap ada sembilan orang. Salah satunya pelaku yang membacok menggunakan celurit untuk melukai korban Lilis, Minggu dini hari lalu," tuturnya.

Dengan maraknya aksi serupa yang sudah meresahkan masyarakat, Kapolrestabes Palembang menegaskan, pihaknya akan melakukan beberapa tindakan dan penekanan kepada sejumlah kelompok seperti ini.

"Kita akan melakukan patroli skala besar, mengintensifkan patroli rutin dan khusus oleh tim Polrestabes Palembang yakni Samapta Presisi. Ini yang akan bergerak setiap malam setiap saat untuk mengantisipasi kelompok-kelompok yang meresahkan masyarakat," tuturnya.

Kombes Mokhamad Ngajib juga mengingatkan kepada kelompok-kelompok yang membuat resah masyarakat tentunya akan ditindak tegas.

"Siapapun yang terlibat melakukan tindakan membuat resah, mengancam keselamatan masyarakat, akan kita tindak tegas terukur, kita lumpuhkan," tuturnya.

Sementara itu, korban Lilis ketika dipertemukan dengan para pelaku, tak mampu berkata-kata karena menahan emosi.

"Saya tidak tau masalahnya, tiba-tiba saja saat bermotor saya di pepet dan langsung dibacok di tangan. Setelah itu mereka langsung saja kabur, tidak mengambil motor saya," katanya.

Sementara menurut pengakuan tersangka PK, saat itu dirinya tengah bonceng bertiga. Ia terjatuh karena saling pepet dengan korban.

"Waktu terjatuh, saya lihat ED langsung membawa celurit dan membacok korban. Setelah itu kami lari dan berpisah," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini