Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Tak Pernah Lebihkan Data Kematian Covid-19

Antara , Jurnalis-Senin, 14 Februari 2022 |00:31 WIB
Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Tak Pernah Lebihkan Data Kematian Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melebih-lebihkan data kematian akibat pandemi Covid-19 di Ibu Kota. Kata dia, apa yang disampaikan sejak awal pandemi merupakan data sesuai fakta yang ada.

Anies bercerita, bahwa isu melebih-lebihkan data kematian ramai diembuskan pada awal pandemi saat Pemprov DKI Jakarta menyampaikan fakta tentang pelayanan pemakaman oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mengalami lonjakan signifikan antara Februari hingga Mei 2020.

"Pada waktu itu sebagian menyampaikan Jakarta melebih-lebihkan, membesar-besarkan, menakut-nakuti. Sekarang, kita sudah jalan dua tahun, nggak ada yang kita takut takuti. Itu fakta bahwa ada problem besar yang sedang mengancam kota kita," kata Anies dalam siaran Youtube pribadinya, Senin (14/2/2022).

Anies menyebut bahwa data kematian tidak pernah ditutupi dan pihaknya mencatat lengkap data tersebut.

Baca juga: Anies Cerita 78 Ribu Penerima Kartu Lansia di Jakarta: Kalau Mereka ke Bank, Wajib Dilayani Platinum!

Faktanya, kata Anies pelayanan pemakaman yang dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI mengalami lonjakan signifikan mulai Februari 2020, kemudian pada Maret, mulai mengalami lompatan jumlah, lalu di April tinggi dan Mei 2020 tinggi sekali.

Baca juga: Jumlahnya Rp5 Triliun, Gubernur Anies Paparkan Mengapa Bansos di Jakarta Berbentuk Kartu

"Fakta kita sampaikan apa adanya dan data kematian tidak pernah kita tutup tutupi kita melaporkan antara yang sudah di tes sehingga bisa dinyatakan Covid-19 maupun yang oleh dokter didiagnosa Covid-19 tapi belum ada laboratorium. Kita catat semuanya, lalu kita memiliki data yang lengkap atas pelayanan kematian dan peristiwa itu," ujarnya.

Kemudian, Anies mengatakan akibat banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal, dirinya menyadari banyak anak-anak di Jakarta yang menjadi yatim, piatu atau yatim piatu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement