Share

Gegara Terlilit Utang Rp70 Juta, Pedagang Mi Ayam Merampok Minimarket

Hasan Hidayat, MNC Portal · Senin 14 Februari 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 340 2547078 gegara-terlilit-utang-rp70-juta-pedagang-mi-ayam-merampok-minimarket-d31qobLpq5.jpg Tukang mi ayam nekat merampok minimarket lantaran terlilit utang (Foto : MPI)

CIREBON - Terlilit utang puluhan juta rupiah, pedagang mi ayam, SP, warga Kanoman, Kota Cirebon, nekat merampok minimarket di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Lemahwungkuk, Jumat 11 Februari 2022, sekira jam 21.00 WIB.

Di hadapan Kapolres Cirebon Kota dan jajaran saat gelar perkara kasus tersebut, SP mengaku memiliki utang Rp70 juta, sehingga nekat melakukan aksi tersebut.

"Saya pedagang mi ayam, saya lakukan ini karena miliki hutang Rp70 juta, saya gelap mata, ini yang pertama dan yang terakhir, saya menyesal," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar menjelaskan kronologis kasus tersebut.

"Awalnya, saat melintas di Jalan Sisingamangaraja tersangka lihat Indomaret yang masih buka dan sepi karena Indomaret sudah akan tutup. Kemudian tersangka memarkirkan sepeda motornya dan mengambil arit yang tersangka simpan dibagasi sepeda motomya, dan masuk dengan arit diselipkan di celananya," ujar Kapolres Fahri Siregar.

Tersangka, lanjut Fahri, kemudian berpura-pura belanja sambil membawa keranjang dan mengambil barang barang yang ada dirak sambil memperhatikan situasinya, dan kemudian tersangka menuju ke kasir pura-pura mau membayar dan keranjang tersangka simpan di atas etalase kasir.

"Tersangka lalu menghampiri salah satu karyawan yang berada di bar minuman yang bernama AR, kemudian langsung tersangka cengkeram kerah bajunya dari belakang dan tersangka keluarkan senjata tajam arit sambil tersangka acungkan arit tersebut," tuturnya.

"Semuanya (kasir) kumpul di sini" dan tersangka lihat ada empat karyawan," ujarnya menirukan perkataan pelaku.

Dijelaskan Fajri, dua orang karyawan, RD dan ST, tersangka suruh masuk ke dalam toilet dan tersangka suruh kunci dari dalam. Setelah itu tersangka meminta bunci brankas namun tidak ada yang punya sehingga tersangka kemudian sambil mengancam karyawan bernama AR menyuruh agar kasir bernama OV memberikan uang yang ada dikasir serta rokok,

"Kasir bernama OV sambil ketakutan menyerahkan uang Rp 8.100.000.dari dalam lad kasir serta 6 (enam) slop rokok berbagam merk dari etalase rokok kepeda tersangka, di dalam toilet karyawan yang bemnama AR yang membawa ponsel memberitahukan karyawan yang bemama AL yang posisinya berada diluar bahwa dia telah dirampok, sehingga karyawan AL meminta tolong ke warga," terangnya.

"Setelah itu dua orang karyawan yang di dalam toilet kemudian oleh tersangka disuruh keluar, dan keempat karyawan kemudian disuruh naik ke lantai atas, yang kemudian tersangka kabur. Di luar, tersangka sudah ditunggu oleh warga yang akhirnya tersangka dapat ditangkap," imbuh Fahri.

Ia menambahkan, tersangka terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun. "Tersangka dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara selama 9 tahun," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini