BRASIL - Sedikitnya 94 orang meninggal akibat tanah longsor dan banjir bandang di kota Petropolis, Brasil.
Para pejabat mengatakan kota yang terletak di pegunungan utara Rio de Janeiro itu diguyur hujan deras.
Rumah-rumah di lingkungan lereng bukit hancur dan mobil-mobil hanyut saat air banjir menggenangi jalan-jalan kota. Walikota telah mengumumkan keadaan darurat.
Tim pencarian dan penyelamatan sedang menyisir lumpur untuk mencari korban.
Pertahanan Sipil Nasional Brasil mengatakan di Twitter 24 orang telah diselamatkan hidup-hidup sejauh ini dan 94 kematian dikonfirmasi. Video yang dibagikan di media sosial (medsos) menunjukkan kerusakan parah dan kendaraan mengambang di jalanan.
Baca juga: Hujan Lebat Picu Tanah Longsor di Ekuador, 23 Orang Tewas dan 47 Terluka
"Saya menemukan seorang gadis yang dikubur hidup-hidup," kata Wendel Pio Lourenco, seorang warga berusia 24 tahun, kepada kantor berita AFP saat menuju ke sebuah gereja lokal untuk mencari perlindungan.
Baca juga: Tanah Longsor Tewaskan 14 Orang, 17 Warga Tertimbun
"Semua orang mengatakan itu terlihat seperti zona perang,” lanjutnya.
Presiden Brasil Jair Bolsonaro, yang sedang dalam perjalanan resmi ke Rusia, mengatakan dia akan segera mengatur bantuan untuk para korban.
Lebih dari 180 tentara telah dikerahkan dan lebih banyak tim pencari khusus diharapkan tiba pada Rabu (16/2) malam.
Di salah satu lingkungan yang paling parah terkena dampak, 80 rumah diperkirakan telah rusak.
Petropolis, yang pernah menjadi kediaman musim panas kaisar Brasil, adalah tujuan wisata yang populer. Namun lokasinya berarti juga rawan longsor.
Insiden terburuk terjadi pada 2011, ketika lebih dari 900 orang tewas saat tanah longsor melanda Petropolis dan kota-kota tetangga.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.