"Nggak ada (anggota NU) yang meninggal dicoret dari keanggotaan. Bahkan begitu ada yang meninggal dunia, dibacakan fatihah untuk anggota NU yang meninggal dunia," ujarnya.
Sebelumnya, PBNU menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-99 (versi hijriah) atau ke-96 (versi masehi) di Surabaya dan Bangkalan, Jawa Timur, yang dilaksanakan Rabu (16/2) dan Kamis 17 Februari.
Baca Juga: Harlah Ke-99 NU, Gus Yahya Minta Pemerintah Bangun Desain Sosial di IKN Nusantara
Acara tersebut mengambil tema “Merawat Jagat Membangun Peradaban”, puncak Harlah Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, para kiai sepuh hingga para Ketua Pegurus Wilayah NU (PWNU) se Indonesia turut hadir.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.