INDRAMAYU - Sekira 91 rumah rusak dan puluhan pohon tumbang di beberapa wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akibat hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (22/2/2022) sore.
Petugas gabungan dikerahkan sejak malam hari tadi guna menanggulangi bencana tersebut.
"Menurut data yang kami terima, kejadian terparah terjadi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar. Di sana hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon tumbang serta rusaknya bangunan rumah warga," tutur Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi, Rabu (23/2/2022).
Iptu Didi Wahyudi menyampaikan, data sementara tercatat, ada sebanyak 80 rumah rusak ringan dan 11 lainnya rusak berat di Desa Mekarjaya.
"Rumah-rumah warga yang mengalami rusak berat itu, mayoritas akibat tertimpa pohon tumbang saat hujan deras melanda sore kemarin. Selain di pemukiman warga, pohon tumbang juga terjadi di depan Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu," ujar Didi.
Ia menyampaikan, selain di Kecamatan Gantar, bencana serupa terjadi di Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Hal itu mengakibatkan Kanopi Masjid Al-Fatah roboh.
Kemudian di Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, atap sebuah ruko yang terbuat dari baja ringan pun dilaporkan rusak dan terbawa angin saat bencana terjadi.
Masih berdasarkan laporan yang diterima, pohon tumbang dilaporkan terjadi di wilayah Desa Legok dan Lohbener di Kecamatan Lohbener yang berada di Jalur Pantura Indramayu.
Ada sebanyak 5 pohon tumbang di sana. Pohon yang tumbang tersebut sempat melintang dan mengakibatkan arus lalu lintas di Jalur Pantura Indramayu dari arah Cirebon menuju Jakarta tersendat.