Share

PBB: Pasukan Rusia yang Dikerahkan ke Ukraina Bukanlah Penjaga Perdamaian

Agregasi VOA, · Kamis 24 Februari 2022 06:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 18 2552165 pbb-pasukan-rusia-yang-dikerahkan-ke-ukraina-bukanlah-penjaga-perdamaian-4g7N82SJLN.jpg Rusia kirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina (Foto: Reuters)

UKRAINA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres mengatakan pada Selasa (22/2) bahwa setiap pasukan Rusia yang dikerahkan ke wilayah Ukraina timur bukanlah pasukan “penjaga perdamaian” seperti yang ditegaskan oleh Moskow. Guterres juga menolak klaim Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengatakan telah terjadi genosida terhadap penduduk etnis Rusia di wilayah tersebut.

“Ketika pasukan satu negara memasuki wilayah negara lain tanpa persetujuannya, mereka bukanlah penjaga perdamaian yang netral. Mereka sama sekali bukan penjaga perdamaian,” kata Guterres kepada para wartawan di kantor PBB.

Dia juga mengatakan Rusia telah melanggar integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina dengan mengakui dua wilayah separatis di Ukraina timur – Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk – yang memproklamirkan diri sendiri sebagai wilayah merdeka.

Baca juga: Ketegangan Meningkat, Kemenlu Ukraina: Warga Diperintahkan Tinggalkan Rusia Sekarang

Guterres mengatakan bahwa ia khawatir tentang penyimpangan konsep pasukan pemeliharaan perdamaian itu. Dia juga menekankan dirinya tidak melihat terjadinya genosida erhadap penduduk etnis Rusia di Ukraina timur seperti yang diklaim Putin.

Baca juga: Ukraina Desak Lebih Banyak Sanksi Terhadap Rusia, Serukan Keadaan Darurat Nasional 30 Hari

“Saya kira tidak demikian,” ujarnya ketika ditanya tentang pernyataan Putin tersebut.

Sebelumnya Amerika Serikat (AS) juga telah menolak alasan Rusia untuk mengerahkan pasukan sebagai “penjaga perdamaian” dan menyatakan itu sebagai “omong kosong.” Amerika menuduh Moskow membangun dalih untuk perang.

Diketahui Putin pada Selasa (22/2) memerintahkan Kementerian Pertahanan Rusia untuk mengirim pasukan untuk “melakukan fungsi penjaga perdamaian” di wilayah Ukraina timur. Namun, ia kemudian mengatakan kepada para wartawan bahwa dia tidak mengatakan pasukan Rusia akan segera dikirim ke sana.

Putin mengatakan pekan lalu bahwa Rusia menganggap perlakuan terhadap penduduk etnis Rusia di Ukraina timur sebagai genosida.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini