Share

Perang Rusia-Ukraina, Eropa Bersiap untuk Gelombang Pengungsi

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 25 Februari 2022 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 18 2552785 perang-rusia-ukraina-eropa-bersiap-untuk-gelombang-pengungsi-QWwdHlfKDo.jpg Eropa bersiap menerima gelombang pengungsi dari Ukraina (Foto: Reuters)

POLANDIA - Tetangga Ukraina sedang mempersiapkan masuknya pengungsi yang melarikan diri akibat invasi Rusia ke negara itu.

Saat serangan udara Rusia melanda semalam, banyak yang berkemas dan meninggalkan Kiev menuju pedesaan atau perbatasan dengan Uni Eropa (UE).

Kemacetan lalu lintas menyumbat jalan keluar dari beberapa kota, dan beberapa berjalan kaki ke Polandia dan Hungaria.

Kepala pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa dampak kemanusiaan akan "menghancurkan".

"Kami sangat khawatir tentang perpindahan - tentang orang-orang yang berpindah-pindah," kata Filippo Grandi kepada wartawan BBC Lyse Doucet, yang berada di Kiev.

Baca juga:  Perang Rusia-Ukraina, Polandia Siapkan RS untuk Merawat Orang-Orang yang Terluka

"Kami memperkirakan bahwa lebih dari 100.000 pasti sudah pindah dari rumah mereka di Ukraina mencari keselamatan di bagian lain negara itu," katanya, berbicara dari Jenewa.

Grandi menambahkan bahwa lembaganya telah menimbun pasokan untuk memberikan bantuan kepada orang-orang di Ukraina - tetapi tidak dapat bertindak saat aksi militer masih terjadi.

 Baca juga: Perang Ukraina, Pasukan Rusia Menyerang dari 3 Sisi

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Tetangga Ukraina di Eropa itu mengatakan mereka siap menerima pengungsi yang melarikan diri dari negara berpenduduk 44 juta orang - salah satu yang terpadat di Eropa.

Polandia mengatakan sedang mempersiapkan rumah sakit untuk masuknya orang Ukraina yang terluka, dan menyiapkan titik penerimaan bagi para pengungsi di sepanjang perbatasannya.

Menteri Dalam Negeri Polandia Mariusz Kaminski mengatakan dia sedang mempersiapkan "gelombang pengungsi".

"Polandia adalah negara yang aman bagi warga kami, juga akan menjadi negara yang aman bagi tetangga kami," ujarnya kepada kantor berita Reuters.

Moldova, di selatan Ukraina, mengatakan telah melihat ribuan orang melarikan diri dari Ukraina, termasuk sebelum invasi dimulai.

"Kami memperkirakan jumlah yang jauh lebih besar," kata Roland Schilling, perwakilan regional Badan Pengungsi PBB kepada BBC.

"Kami menyadari antrian besar terbentuk di perlintasan perbatasan. Kami sedang mempersiapkan tanggapan kemanusiaan kami bersama dengan badan-badan PBB lainnya,” lanjutnya.

Slovakia dan Hungaria juga mengirim pasukan ke perbatasan untuk menangani gelombang masuk pengungsi yang diperkirakan.

Pada Kamis (24/2) terlihat banyak pengungsi muncul di perbatasan Hungaria dan Polandia, ketika keluarga-keluarga menyeberang dengan berjalan kaki dengan koper mereka.

Tetapi jumlahnya tetap relatif kecil, karena banyak yang mengalami kesulitan meninggalkan kota-kota besar Ukraina.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini