Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Korban Gempa Pasaman Barat Mulai Terserang Penyakit

Antara , Jurnalis-Senin, 28 Februari 2022 |10:49 WIB
Warga Korban Gempa Pasaman Barat Mulai Terserang Penyakit
Korban gempa Pasaman Barat mulai terserang penyakit (Foto: Antara)
A
A
A

SIMPANG EMPAT - Warga yang terdampak gempa di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, sebagian mulai mengalami gangguan kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pasaman Barat Dina Alecia di Simpang Empat, mengatakan, sejak gempa dengan magnitudo 6,1 terjadi pada Jumat 25 Februari sampai saat ini sudah ada sekitar 700 warga yang mengakses pos pelayanan kesehatan di Kajai.

Baca Juga:  BNPB: Korban Meninggal Dunia Gempa Pasaman Barat Jadi 11 Orang

Menurut dia, korban gempa yang datang ke pos pelayanan kesehatan mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, diare, sesak nafas, gatal-gatal, dan hipertensi.

"Warga yang datang langsung ditangani oleh tenaga medis dengan pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat," katanya.

Pasien yang kondisinya terbilang parah, menurut dia, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Simpang Empat dan Rumah Sakit Umum Daerah Pasaman Barat.

"Pada tahap awal ada sekitar 37 warga yang luka berat sehingga dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis," katanya.

Ia menjelaskan pula bahwa cuaca dan kondisi psikologis warga turut mempengaruhi kondisi kesehatan warga yang terdampak gempa. "Selain itu, banyak warga yang rumahnya rusak kemudian mendirikan tenda atau tidur di luar rumah pada malam hari, ini juga ikut berpengaruh," katanya.

Baca Juga:  Penjelasan BNPB Perihal Semburan Lumpur Usai Gempa M6,1 Pasaman Barat: Bukan Likuefaksi

Dina mengatakan, selain menyediakan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kajai, pemerintah juga mengerahkan tim medis untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan keliling.

"Dalam satu hari ada tiga tim medis yang menyusuri rumah-rumah serta pengungsian warga secara mandiri, tim dilengkapi dengan peralatan medis serta obat-obatan," katanya.

 

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement