3. Hanya Ada 3 Saluran Televisi
Rezim Kim Jong Un membatasi warganya untuk menonton 3 saluran televisi saja. Tentunya, saluran televisi itu dikontrol ketat oleh pemerintah. Mengutip Mirror UK, pemerintah akan memberikan hukuman berat kepada warganya yang berani menonton acara televisi asing. Bahkan, peredaran film dari Korea Selatan pun amat dilarang. Hal ini membuat warga Korea Utara memiliki keterbatasan untuk mengenal dunia luar maupun berpengetahuan luas.
Baca juga: Kim Jong-un Ungkap Alasan Turun Berat Badan Secara Tiba-Tiba, Makan Sedikit Demi Negara
4. Pembatasan Internet
Selain saluran televisi, pemerintahan Kim Jong Un juga sangat membatasi akses internet. Sebenarnya, Korea Utara mempunyai fasilitas internet yang cukup baik. Namun, penduduk yang menggunakannya kurang dari 1%. Internet hanya boleh diakses oleh mereka yang berkuliah di perguruan tinggi elite dan pemimpin politik.
Di lain sisi, pemerintah menyediakan akses internet bernama Kwangmyong. Fasilitas ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat dan hanya bisa mengakses situs lokal. Tercatat ada sekitar 1.000 hingga 5.000 situs yang ada di dalamnya. Tentu saja situs asing tidak disediakan di Kwangmyong. Dengan segala pembatasan, nyatanya harga komputer di Korea Utara tetap sangat mahal.
Baca juga: Gara-Gara Parodikan Kim Jong-Un, Gamer Ini Di-banned 8.000 Tahun