Share

Polda Jatim Tahan 4 Tersangka Kasus Pengaturan Skor Liga 3

Lukman Hakim, Koran SI · Rabu 09 Maret 2022 23:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 09 340 2559100 polda-jatim-tahan-4-tersangka-kasus-pengaturan-skor-liga-3-JtSntb2l8W.jpg Tersangka kasus pengaturan skor Liga 3 Bambang Suryo ditahan Polda Jatim. (iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA - Polda Jawa Timur (Jatim) menahan empat tersangka kasus pengaturan skor dan suap Liga 3 Zona Jatim. Mereka di antaranya BS (Bambang Suryo), FA, IAH, dan DYP.

Penahanan Bambang ini dibenarkan Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Ahmad Taufiqurrahman. โ€œ"Iya, BS sudah ditahan, bersama 3 tersangka lain, setelah diperiksa. Jadi total ada 4 tersangka (ditahan)," ujarnya, Rabu (9/3/2022).

Dalam menjalani pemeriksaan ini, Bambang didampingi pengacaranya, Agustian Siagian. Dia telah membawa sejumlah berkas untuk pemeriksaan tambahan kali ini. Salah satunya daftar nama terduga pelaku yang terlibat pengaturan skor.

"Ada (nama orang) federasi, ada klub, juga semua," kata Bambang.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim Ahmad Riyadh menyambut baik langkah kepolisian yang melakukan penahanan terhadap para tersangka kasus suap dan pengaturan skor liga sepak bola. Menurutnya, ini menjadi langkah yang baik untuk mengembangkan ke kasus-kasus lainnya, seperti adanya dugaan mafia bola.

โ€œUntuk proses hukum, kami serahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian,โ€ ujarnya.

Terkait tuduhan Bambang bahwa ada pihak federasi dan juga klub yang turut terlibat dalam kasusnya, Riyadh justru memintanya untuk terbuka. Dia minta Bambang untuk menyebut siapa saja yang terlibat dan dari federasi mana.

โ€œKami serius soal kasus ini. Bahkan kami sudah membentuk tim yang secara khusus untuk mengusut kasus ini,โ€ tutur Riyadh.

Sebagaimana diketahui, kasus yang menyeret Bambang Suryo berawal laporan pemilik klub Liga 3, Gresik Putra Paranane FA, Zha Eka Wulandari pada 15 November tahun lalu. Dia melaporkan 2 pemain dan 1 kitman timnya ke Asprov PSSI Jatim. Sebab, 2 pemain dan 1 kitman itu diduga menerima suap dari Bambang Suryo dan Ferry.

Setelah pengumpulan barang bukti, Ketua Komdis PSSI Jatim Makin melaporkannya ke Polda Jatim pada 22 November lalu. Kepolisian pun melakukan penyelidikan hingga penyidikan. Sampai akhirnya lima orang ditetapkan sebagai tersangka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini