KROASIA – Presiden Kroasia Zoran Milanovic mengatakan drone militer yang jatuh semalam di ibukota Kroasia, Zagreb, tampaknya berasal dari Ukraina. Hal ini diungkapkan Presiden setelah memimpin pertemuan dengan Dewan Keamanan Nasional pada Jumat (11/3).
Milanovic yang mengutip laporan yang diterimanya selama pertemuan tersebut mengatakan pesawat berbobot enam ton itu melakukan perjalanan melalui wilayah udara Rumania dan Hungaria sebelum mencapai Kroasia.
Pesawat terbang melalui wilayah udara Hungaria selama sekitar 40 menit. Pesawat berbobot enam ton itu melaju dengan kecepatan hampir 1000 km (621 mil) per jam dan menghabiskan tujuh menit di atas Kroasia, sebelum kehabisan bahan bakar dan jatuh.
Milanovic menyebut insiden itu sangat serius, tetapi menekankan bahwa itu tampaknya bukan semacam serangan terhadap negaranya. Dia menyatakan kelegaan atas fakta bahwa tidak ada yang terluka oleh kecelakaan itu dan meminta Kroasia untuk tetap tenang.
Baca juga: Kroasia Akan Tarik Pasukannya dari NATO Jika Pecah Perang dengan Rusia
Presiden bertanya-tanya bagaimana pesawat tak berawak yang relatif tidak canggih dapat menghabiskan satu jam di wilayah udara NATO tanpa dicegat, meskipun terdeteksi oleh stasiun radar.
Dia mengatakan peristiwa itu menunjukkan bahwa negaranya perlu lebih mengembangkan pertahanannya.
Baca juga: Rusia Persenjatai Pasukan Donbass, Beri Senjata dan Rudal yang Disita dari Pasukan Ukraina