Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir di Kabupaten Bandung Tewaskan Satu Warga, Puluhan Lainnya Dievakuasi

Arif Budianto , Jurnalis-Senin, 14 Maret 2022 |14:19 WIB
Banjir di Kabupaten Bandung Tewaskan Satu Warga, Puluhan Lainnya Dievakuasi
Banjir di Kabupaten Bandung (Foto: Ist)
A
A
A

BANDUNG - Ratusan rumah di Kabupaten Bandung terendam banjir akibat hujan yang terjadi sejak Minggu (13/3/2022) malam. Banjir juga menyebabkan satu orang warga meninggal dunia dan puluhan lainnya dievakuasi.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, banjir terpantau terjadi di Kampung Rancamanyar, Desa/Kel Margamukti Kecamatan Pangalengan dan Kampung Babakan, Desa/Kel Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek.

"Penyebab banjir adalah intensitas hujan yang deras dengan durasi yang cukup lama di wilayah hulu, di tambah hujan di

wilayah hilir Sungai Citarik, sehingga tidak dapat menampung volume air dan air masuk melalui saluran drainase. Sedangkan di wilayah Pangalengan akibat luapan air dari anak sungai Cisangkuy," jelas Kasi Kedaruratan BPBD Provinsi Jawa Barat Hadi Rahmat H, Senin (14/3/2022).

Akibat banjir tersebut, 88 unit rumah terendam banjir, yaitu di RW 13, RW 12, dan RW 10. Sedangkan di kampung Babakan RT 03 dan RW 10 sebanyak 40 Unit Rumah Terendam. Seorang perempuan dewasa meninggal atas nama Turyati 77 Tahun diduga terseret arus.

"Ketinggian air sekitar 60 hingga 180 sentimeter. Khususnya lansia dan anak anak kami evaluasi ke tempat perlindungan sementara, " kata dia.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pemantauan dan asesmen di lapangan. Termasuk mendata kebutuhan yang diperlukan warga korban banjir. Saat ini, kondisi muka air juga terus menurun.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement