Share

Drone Tak Berawak Jatuh di Dekat Perbatasan Ukraina, Diduga Buatan Rusia

Susi Susanti, Okezone · Selasa 15 Maret 2022 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 18 2562083 drone-tak-berawak-jatuh-di-dekat-perbatasan-ukraina-diduga-buatan-rusia-ckOKDwwvOE.jpg Drone tak berawak ditemukan di perbatasan dekat Ukraina (Foto: RIA Novosti)

RUMANIA - Sebuah drone tanpa tanda ditemukan oleh seorang petani di Rumania utara, tidak jauh dari perbatasan dekat Ukraina. Pejabat negara anggota NATO itu sedang menyelidiki insiden tersebut, menyusul kecelakaan pesawat tak berawak minggu lalu di dekat Kroasia.

Media lokal melaporkan polisi dan jaksa turun ke daerah Bistrita-Nasaud di Transylvania pada Senin (14/3), setelah seorang penduduk desa menemukan pesawat di lapangan dekat rumahnya.

"Sejauh ini, asal pesawat belum diketahui, dan pemiliknya belum diidentifikasi," kata jaksa di kota terdekat Cluj seperti dikutip AP. “Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan keadaan di mana pesawat itu diterbangkan dan untuk mengidentifikasi pilot pesawat,” lanjutnya.

Pesawat tak berawak itu kemudian dilaporkan diidentifikasi oleh beberapa media sebagai Orlan-10, kendaraan udara tak berawak (UAV) buatan Rusia.

Tidak jelas dari mana drone itu berasal, atau bagaimana drone itu bisa lolos dari pertahanan udara Rumania, anggota kunci NATO di Eropa tenggara.

Baca juga: Kroasia Konfirmasi Drone Militer yang Jatuh Berasal dari Ukraina, Pesawat Kehabisan Bahan Bakar

Bistrita-Nasaud berada di sisi selatan pegunungan Carpathian, sekitar 100 kilometer (62 mil) dari perbatasan Rumania dengan Ukraina barat – dan tidak jauh dari zona pertempuran. Pasukan Rusia memasuki Ukraina bulan lalu, yang disebut Moskow sebagai misi demiliterisasi dan "denazifikasi" pemerintah di Kiev. Ukraina menuduh Rusia melakukan serangan yang tidak beralasan.

 Baca juga: Serangan Pesawat Tak Berawak Hantam Bandara Saudi, 12 Orang terluka

Penemuan drone pada Senin (14/3) adalah penemuan kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu setelah sebuah drone berhasil menembus wilayah udara NATO. Pada Kamis (10/3) pekan lalu, sebuah UAV tua terbang dari arah Ukraina melintasi Rumania dan Hungaria, sebelum jatuh di ibu kota Kroasia, Zagreb.

NATO mengatakan telah melacak Tu-141 selama berjam-jam, tetapi tidak berusaha untuk menembak jatuh. Berbicara pada Senin (14/3), Presiden Kroasia Zoran Milanovic mengatakan pemerintahnya adalah sekutu yang "solid dan setia" kepada NATO, tetapi pada akhirnya perlu mengandalkan pertahanan udaranya sendiri.

Menteri Pertahanan Kroasia Mario Bano¸i mengatakan pada Minggu (13/3) bahwa Tu-141 berisi "bagian bom" dan jejak bahan peledak, menunjukkan itu bukan pesawat pengintai.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini