Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sadis! Ibu di Brebes Gorok Anak Kandung hingga Tewas, Pelaku Masih Pakai Mukena

Yunibar , Jurnalis-Minggu, 20 Maret 2022 |15:11 WIB
Sadis! Ibu di Brebes Gorok Anak Kandung hingga Tewas, Pelaku Masih Pakai Mukena
TKP pembunuhan. (Yunibar)
A
A
A

BREBES - Seorang ibu di Brebes, Jawa Tengah tega menganiaya anak kandungnya hingga tewas menggunakan benda tajam, Minggu (20/3/2022) pagi. Dua anak lainnya ikutan menjadi sasaran, beruntung sejumlah tetangga berhasil menyelamatkan keduanya meski terluka di bagian dada dan leher.

Warga di Desa Sokawera, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, digemparkan tewasnya AT, anak perempuan berusia 7 tahun yang tewas diduga dianiaya ibu kandungnya, Kanti Utami (35). AT merupakan anak kedua pelaku.

Tetangga korban, Novi (42) mengatakan, ia mengetahui ada teriakan anak kecil dari dalam rumah usai Sholat Subuh. Teriakan anak minta tolong tersebut mengundang perhatian para tetangga.

 Baca juga: Seminggu Buron, Pelaku Pembunuhan di Minahasa Berhasil Ditangkap di Bolmong

Warga lalu mendobrak paksa rumah dan mendapati anak pertama pelaku telah meninggal dunia dengan luka benda tajam di leher. Dia melihat pelaku masih memakai mukena.

Sementara kedua anak lainya yakni anak pertama, SA (10) dan anak ketiga EM (4,5) mengunci diri dalam kamar.

“Beruntung keduanya bisa selamat, tapi luka di dada dan leher,” ujar Novi.

Kedua anak pelaku dilarikan ke Puskesmas Tonjong guna menjalani perawatan. Sementara pelaku berhasil diamanakan sejumlah tetanga dibawa ke Mapolsek Tonjong Brebes. Hingga minggu pagi jasad korban tewas masih berda di rumah menunggu unit identifikasi Inafis Satreskrim Polres Brebes.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement