JAKARTA - Ketua DPP Bidang Organisasi dan Kaderisasi Partai Perindo, Yusuf Lakadeng meminta seluruh anggota DPR RI menolak anggaran Rp48,7 miliar untuk melakukan pengadaan barang berupa penggantian gorden di rumah dinas (Rumdin) di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
"Seluruh anggota DPR kalo mereka punya nurani, punya moral yang baik ya, mereka harus marah, kenapa Sekjen mengeluarkan anggaran untuk pengadaan gorden di situasi sekarang ini," kata Yusuf dalam Live MNC News, Selasa (29/3/2022).
Menurut dia, baik pejabat publik maupun teknokrat, seharusnya lebih bisa mengedepankan empati kepada masyarakat Indonesia yang selama ini tengah dihadapkan kesulitan di masa pandemi Covid-19. Yusuf berpandangan, jika penganggaran itu diteruskan, bukan tidak mungkin citra lembaga DPR RI akan dicap buruk oleh rakyat.
Ia pun mengusulkan agar barang-barang seperti gorden ini seharusnya lebih baik ditanggung oleh anggota DPR itu sendiri. Yusuf meyakini, anggota dewan masih mampu untuk mengganti barang-barang itu di rumah dinasnya.
"Saya punya teman anggota DPR RI, itu rumah dia, dia benahi sendiri kok yang dia tinggalin di Kalibata itu. Gordennya dibeli sendiri, sofanya dia ganti, beli sendiri sesuai dengan selera dan keinginan dia, dan itu hal yang biasa aja," ujarnya.
"Kalau yang gorden itu, sudahlah kasih ke anggota DPR aja. Dengan segala macam tunjangan dan penghasilan mereka, mereka bisa membenahi itu sendiri," tutur dia melanjutkan.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.