Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua Relawan Perempuan dan Anak Perindo: Korban Pelecehan Seksual di Kediri Alami Trauma

Muhammad Farhan , Jurnalis-Selasa, 29 Maret 2022 |22:13 WIB
Ketua Relawan Perempuan dan Anak Perindo: Korban Pelecehan Seksual di Kediri Alami Trauma
Ketua Relawan Perempuan dan Anak Perindo, Jeannie Latumahina di Podcast Perindo (foto: tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Ketua relawan Perempuan dan Anak Perindo, Jeannie Latumahina menyampaikan identitas sembilan pelaku pemerkosaan anak perempuan di bawah umur pada wilayah Pare, Kediri, Jawa Timur. Jeannie sebagai relawan Perindo bersama dengan tim pendampingan korban di Kediri menemukan salah satu pelaku adalah ayah kandung korban.

Jeannie menyampaikan hal tersebut dalam dialog podcast aksi nyata yang diampu oleh Abraham Silaban melalui tayangan langsung akun youtube Perindo pada Selasa, (29/3/2022).

"Kebiadaban peristiwa ini dikarenakan salah satu pelakunya adalah ayah kandung korban," katanya menegaskan.

 BACA JUGA:Relawan Perempuan dan Anak Perindo Kutuk Tindakan Pelecehan Seksual di Kediri

Selain itu, dia juga mengungkapkan empat dari sembilan pelaku yang belum ditangkap merupakan tokoh masyarakat di daerah korban tempat tinggal.

"Yang belum ditangkap selain ayahnya itu memiliki hubungan kuat sebagai tokoh masyarakat di desa korban," tutur Jeannie menjelaskan

BACA JUGA:Terungkap! Mahasiswi Korban Pelecehan Adalah Tunangan Tentara Amerika 

Menurut Jeannie, kasus tersebut berjalan lambat proses hukum penangkapan para pelakunya. Oleh karena itu, Jeannie bersama relawan perempuan dan anak beserta lembaga advokasi pendamping korban mendesak aparat berwajib untuk terus mengusut kasusnya dengan tuntas.

"Kami dari relawan perempuan dan anak Perindo berharap untuk aparat penegak hukum harus berpihak pada anak korban pemerkosaan ini, bukan memihak kepada pelaku," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement