Share

BPJS Kesehatan Panen Prestasi di Penghujung Triwulan Pertama 2022

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Rabu 30 Maret 2022 08:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 1 2570102 bpjs-kesehatan-panen-prestasi-di-penghujung-triwulan-pertama-2022-pc9iBwNRF2.jpg Foto: Dok BPJS Kesehatan

Jakarta – BPJS Kesehatan berhasil menorehkan prestasi sebagai salah satu pemenang Inhouse Magazine Award Tahun 2022 dalam Kategori Lembaga Pemerintah yang digelar oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS). Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga sukses memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2022 pada Kategori Terpopuler di Media Cetak, Kategori Media Sosial, dan Kategori Video Profile untuk kelompok lembaga yang digelar pada 23-25 Maret 2022 lalu.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan, sebagai instansi pemberi pelayanan publik, pihaknya berkomitmen menghadirkan informasi yang transparan, mudah diakses, solutif, dan berorientasi pada kepentingan khalayak luas. Menurutnya, tidak mudah untuk bersaing dengan berbagai kementerian/lembaga yang mengikuti kompetisi tersebut.

Dalam PRIA Awards 2022, terdapat 782 karya yang diseleksi ketat, sama halnya dengan ajang InMagazine Award Tahun 2022 yang diikuti ratusan karya dari berbagai kementerian/lembaga yang bersaing memperebutkan juara.

“Prestasi ini tentu tak lepas dari dukungan dan kerja keras berbagai pihak, khususnya dari manajemen dan seluruh Duta BPJS Kesehatan. Kami berharap, pencapaian ini bisa memotivasi kami untuk semakin meningkatkan performa kinerja BPJS Kesehatan, terutama di bidang komunikasi publik,” ujar Iqbal.

Ketua SPS, Januar P. Ruswita mengungkapkan bahwa penghargaan InMagazine Tahun 2022 diberikan kepada sederet instansi yang sanggup memaksimalkan media inhouse magazine sebagai salah satu bagian fungsi PR. Pemenang dinilai dari kemampuan memaksimalkan konten, gambar, layout, sampul, dan sebagainya.

Sementara, dalam penghargaan PRIA yang digelar beberapa waktu lalu, Founder & CEO PR Indonesia, Asmono Wikan mengungkapkan bahwa keberadaan teknologi digital menjadi solusi ketika PR harus mengelola komunikasi jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Dia menambahkan dengan teknologi sebagai jembatannya, maka tugas PR adalah membangun narasi yang mengandung unsur empati dan humanis kepada stakeholders.

“Teknologi informasi adalah alat yang dapat dimanfaatkan praktisi PR untuk menciptakan relasi komunikasi yang semakin erat,” ujarnya.

CM

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(FDA)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini