Share

Diduga Mata-Mata, 43 Diplomat Rusia Diusir dari 4 Negara di Uni Eropa

Susi Susanti, Okezone · Rabu 30 Maret 2022 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 18 2570114 diduga-mata-mata-43-diplomat-rusia-diusir-dari-4-negara-di-uni-eropa-T9qkkXIbGa.jpg Kedutaan Besar Rusia di Dublin, Irlandia (Foto: Reuters)

RUSIA - Dalam langkah terkoordinasi, empat negara Uni Eropa (UE) mengusir lebih dari 40 diplomat Rusia yang diduga mata-mata.

Irlandia, Belgia, Belanda dan Republik Ceko mengeluarkan perintah pengusiran terhadap total 43 staf kedutaan pada Selasa (29/3) sore.

Langkah ini mengikuti tindakan serupa yang diambil oleh anggota UE lainnya, termasuk Polandia, dalam seminggu terakhir.

Menteri Luar Negeri Belgia Sophie Wilms mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pengusiran itu "berkaitan dengan keamanan nasional kita".

Baca juga:  Diduga Mata-Mata, Polandia Akan Usir 45 Diplomat Rusia

Berbicara kepada parlemen, Wilms mengatakan bahwa 21 anggota staf di kedutaan Rusia di Brussels dan di konsulat di Antwerpen telah diminta untuk meninggalkan negara itu, memberi mereka waktu dua minggu untuk segera berangkat.

 Baca juga: Balas Dendam, Rusia Usir 2 Diplomat Jerman

Dia menambahkan bahwa langkah itu dilakukan bersama dengan tetangga Belgia, Belanda, yang kementerian luar negerinya mengatakan telah mengusir 17 diplomat Rusia yang dianggap "aktif secara diam-diam" sebagai perwira intelijen.

Taoiseach Irlandia (Perdana Menteri), Michael Martin, mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pemerintahnya telah mengusir empat diplomat Rusia setelah menerima saran keamanan dari pejabat intelijennya.

Martin mengatakan para pejabat telah diminta untuk meninggalkan negara itu karena kegiatan mereka tidak sesuai dengan standar perilaku diplomatik internasional.

Merespon hal ini, kedutaan Rusia di Dublin mengatakan menolak keputusan tidak berdasar itu. Keduaan menambahkan bahwa itu akan memperburuk hubungan Rusia-Irlandia ke tingkat lebih lanjut.

Sementara itu, seorang pejabat Ceko mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa diplomat yang diusir dari Praha adalah wakil duta besar Rusia.

"Bersama dengan Sekutu kami, kami mengurangi kehadiran intelijen Rusia di UE," cuit kementerian luar negeri Ceko.

Sebelumnya pada Rabu (23/3), Polandia mengusir 45 diplomat terakreditasi Rusia karena terlibat dalam dugaan spionase di negara itu.

Menteri Dalam Negeri Polandia Mariusz Kaminski menulis di Twitter bahwa pejabat intelijen Polandia "membongkar jaringan layanan khusus Rusia di negara kita".

Awal bulan ini Bulgaria, Lithuania, Latvia, dan Estonia mengusir total 20 staf kedutaan Rusia sehubungan dengan kegiatan yang bertentangan dengan status diplomatik mereka.

Rusia cenderung menanggapi keputusan semacam itu dengan langkah timbal balik. Sebelumnya mereka mengumumkan pengusiran 10 diplomat dari Estonia, Latvia, dan Lithuania.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini