Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mayat Menumpuk di Bucha, Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Pembantaian dan Tuntut Sanksi Baru

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 04 April 2022 |05:20 WIB
Mayat Menumpuk di Bucha, Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Pembantaian dan Tuntut Sanksi Baru
Kota Bucha, Ukraina penuh dengan mayat (Foto: AFP)
A
A
A

Wali Kota Bucha Anatoliy Fedoruk menunjukkan kepada tim Reuters dua mayat dengan kain putih diikatkan di lengan mereka. Fedoruk mengatakan kain putih ini dipaksa penduduk untuk dipakai oleh para pejuang dari Chechnya, sebuah wilayah di Rusia selatan yang telah mengerahkan pasukan ke Ukraina untuk mendukung pasukan Rusia.

Satu mayat tampak tangannya terikat kain putih, dan mulutnya tertembak.

"Setiap perang memiliki beberapa aturan keterlibatan untuk warga sipil. Rusia telah menunjukkan bahwa mereka secara sadar membunuh warga sipil," terangnya.

Fedoruk mengatakan bahwa 300 penduduk telah dibunuh oleh tentara Rusia.

Reuters, yang dibawa ke tempat kejadian oleh pihak berwenang Ukraina, tidak segera dapat memverifikasi tuduhan walikota.

"Kelihatannya persis seperti kejahatan perang," kata juru bicara Presiden Volodymyr Zelensky kepada televisi BBC.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement