Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mayat Menumpuk di Bucha, Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Pembantaian dan Tuntut Sanksi Baru

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 04 April 2022 |05:20 WIB
Mayat Menumpuk di Bucha, Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Pembantaian dan Tuntut Sanksi Baru
Kota Bucha, Ukraina penuh dengan mayat (Foto: AFP)
A
A
A

BUCHA - Menteri Luar Negeri Ukraina pada Minggu (3/4) meminta G7 untuk menjatuhkan sanksi baru yang "menghancurkan" terhadap Rusia dan menuduh Moskow melakukan "pembantaian" yang disengaja di kota Bucha di luar Kyiv.

"Kami masih mengumpulkan dan mencari jenazah, tetapi jumlahnya sudah mencapai ratusan," kata Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba.

"Mayat tergeletak di jalanan. Mereka membunuh warga sipil saat tinggal di sana dan ketika mereka meninggalkan desa dan kota ini," lanjutnya.

Kuleba meminta Pengadilan Kriminal Internasional untuk mengunjungi Bucha dan kota-kota lain di sekitar Kyiv sesegera mungkin untuk mengumpulkan bukti.

Baca  juga: Berbicara dengan Menlu AS, Menlu Ukraina: Kita Akan Memenangkan Perang

"Saya mendesak Pengadilan Kriminal Internasional dan organisasi internasional untuk mengirim misi mereka ke Bucha dan kota-kota dan desa-desa lain yang dibebaskan di wilayah Kyiv, bekerja sama dengan lembaga penegak hukum Ukraina, untuk mengumpulkan semua bukti kejahatan perang Rusia secara menyeluruh," kata kementerian luar negeri.

Baca juga: Menlu Ukraina: Rusia Tak Miliki Cukup Pasukan untuk Invasi Skala Penuh

“Kalau dulu saya bilang akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa para pelaku ke pengadilan, sekarang saya yakin ini masalah hidup saya, yang akan saya lakukan sampai nafas terakhir saya, sampai mereka semua dimintai pertanggungjawaban,” tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement