JAKARTA - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu Wardana mengatakan, awal muka terjadinya huru-hara tersebut berasal dari pertengkaran antara tersangka WST (29) dengan korban pemilik kios Dasril Lubis. Hal tersebut menyebabkan Dasril meninggalkan WST di tempat kejadian.
"Sampai pukul 02.00 saudara Dasril meninggalkan tempat, Saudara WST mencari yang bersangkutan, sebelum meninggalkan lokasi pelaku sudah lakukan pembakaran di lokasi kiosnya si Dasril dengan gunakan korek dengan membakar gorden," ujar Wisnu dalam jumpa pers, Senin (4/4/2022).
BACA JUGA:Kronologi Kebakaran Hebat Melahap Ratusan Kios di IRTI Monas
Akibat hal tersebut muncul spekulasi bahwa kedua orang tersebut merupakan pasangan homoseksual. Menurutnya, mereka berdua saling memiliki hubungan khusus. Namun, Polisi tidak dapat memastikan adanya kelainan seksual dari kedua pihak tersebut.
"Masalah pasangan homo memang yang bersangkutan ada hub khusus antara Dasril dengan saudara WST," ucap Wisnu.
BACA JUGA:Kebakaran Irti Monas Disengaja, Ini Tampang Tersangka yang Ditangkap Polisi!
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Gambir Kompol Rango menilai, bahwa adanya pembakaran dengan disengaja oleh WST bukanlah berasal dari kecemburuan persaingan bisnis. Karena, saudara WST bukanlah seorang pedagang.
"Terkait dengan persaingan bisnis, kita pastikan itu tidak ada mengingat tersangka ini tidak memiliki kios di wilayah tersebut dan hanya bermaksud untuk membakar kios saudara Dasril tapi karena besarnya api merembet ke kios-kios lain," ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Kepolisian Resor (Wakapolres) Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto mengungkap, atas penulusuran kepolisian dari berbagai barang bukti. Kebakaran tersebut dilakukan oleh tersangka bernama WST (29), yang mengakibatkan kebakaran pada 24 unit kios kuliner, 180 kios souvernir, musala dan toilet, dengan kerugian mencapai Rp20 miliar.
"Jadi pada hari Senin ini kita berkeyakinan bahwa kejadian kebakaran Irti sudah memenuhi hal bukti sesuai yang telah kami ungkap," ujar Setyo dalam jumpa pers di Gedung Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (4/4/2022).
Lebih lanjut, kata Setyo, pelaku melakukan pembakaran itu akibat cemburu. Namun tak dijelaskan apa cemburu yang dimaksud sebab masih dilakukan pendalaman.
"Untuk motif, sementara ini masih kita dalami namun ada keterangan yang menyebut karena cemburu. Apakah ini cemburu terhadap siapa dan apa masih kita dalami," ujarnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.