Ukraina memiliki sekitar 260.000 orang yang hidup dengan HIV, jumlah terbesar kedua di Eropa setelah Rusia, dan sebelum invasi Moskow sekitar setengah dari mereka menggunakan pengobatan antiretroviral.
Bulan lalu, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk HIV/AIDS memperingatkan bahwa Ukraina memiliki persediaan obat untuk pasien HIV kurang dari sebulan.
Meskipun tidak ada obat untuk HIV, obat antiretroviral dapat mengendalikan virus dan mencegah penularan seksual ke orang lain. Setiap gangguan dalam pengobatan dapat menyebabkan komplikasi termasuk resistensi obat.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.